Cara Membuat Media Tanam Anggur Yang Subur Dan Praktis – Menanam anggur kini semakin diminati banyak orang, baik menanam anggur di pekarangan rumah maupun di lahan khusus. Tetapi dalam budidaya anggur tidak hanya bergantung pada bibit yang berkualitas saja. Tetapi juga pada media tanam yang digunakan.
Media tanam yang tepat akan mendukung pertumbuhan akar, menjaga kelembaban, serta menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman anggur sendiri.
Pada artikel kali ini, kita akan belajar bersama cara membuat media tanam anggur yang subur, praktis, dan bisa langsung dipakai tanpa perlu difermentasi dahulu.
Kenapa Media Tanam Itu Sangat Penting Di bahas?
Dalam budidaya anggur, media tanam memegang peranan yang besar, bahkan mencapai sekitar 40% keberhasilan. Media tanam yang baik akan membuat akar tanaman berkembang dengan sehat, serta mampu menyerap nutrisi dengan maksimal.
Dan juga sebagai perantara terhindar dari serangan penyakit. Jadi, jangan anggap sepele urusan media tanam ini.
Baca Juga:

Tips Lengkap & Cara Merawat Anggur Di Pot Tanpa Ganti Media https://sabilulhuda.org/tips-lengkap-cara-merawat-anggur-di-pot-tanpa-ganti-media/
Komposisi Media Tanam Anggur Yang Bagus
Ada banyak metode dalam membuat media tanam, dan semuanya bisa bagus jika sesuai dengan kondisi lingkungan. Berikut ini salah satu formula yang terbukti efektif:
Sekam Bakar: 3 bagian
Tanah Subur: 2 bagian
Kohe (kotoran hewan): secukupnya, sebaiknya sudah di fermentasi
Kapur Dolomit: secukupnya (opsional)
1. Sekam Bakar
Sekam bakar bermanfaat untuk menjaga porositas media, sehingga air bisa mengalir dengan baik tanpa membuat tanah becek. Selain itu, sekam bakar sulit di urai mikroba, sehingga lebih awet dan tetap gembur.
2. Tanah Subur
Gunakan tanah yang di ambil dari bawah pohon bambu atau topsoil (lapisan atas tanah). Tanah jenis ini kaya akan nutrisi dan mikroba baik yang mendukung pertumbuhan tanaman.
3. Kohe Yang Sudah Di Fermentasi
Menggunakan kohe yang di fermentasi penting untuk mengurangi mikroba patogen penyebab penyakit, seperti fusarium. Dalam proses fermentasi biasanya di tambahkan EM4 atau Trichoderma yang berperan sebagai musuh alami jamur berbahaya.
Kapur Dolomit
Tambahan dolomit bermanfaat untuk menetralkan pH tanah yang terlalu asam. Namun sifatnya opsional, jadi jika tidak ada pun tidak masalah.

Cara Membuat Media Tanam
Campurkan sekam bakar, tanah subur, dan kohe fermentasi sesuai takaran.
Tambahkan dolomit secukupnya jika di perlukan.
Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Masukkan campuran media ke dalam pot, planter bag, atau langsung ke lahan tanam.
Dengan metode ini, media tanam bisa langsung di gunakan tanpa harus di fermentasi lagi.
Tips Tambahan Untuk Pemula
Jika sulit mendapatkan sekam, gunakan bahan lain yang tersedia di sekitar Anda. Prinsipnya, media harus gembur dan kaya nutrisi.
Untuk pembibitan dalam polybag, komposisinya bisa di buat lebih ringan: 3 bagian sekam bakar dan 1 bagian tanah. Hal ini agar bobot media lebih ringan saat pengiriman bibit.
Jangan takut untuk mencoba dan memodifikasi. Dalam dunia pertanian tidak ada aturan yang baku, jadi lakukan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) agar sesuai dengan kondisi lingkungan kamu.
Dari uraian diatas, membuat media tanam anggur tidaklah sesulit apa yang kita bayangkan. Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti sekam bakar, tanah subur, kohe fermentasi, dan dolomit, kita bisa mendapatkan media tanam yang subur, gembur, dan siap pakai.
Tetapi yang perlu di Ingat, media tanam yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan kita dalam budidaya anggur.
Jadi, yuk mulai kita praktekkan membuat media tanam yang sesuai dengan kondisi di daerah kamu. Jangan lupa bagi pengalaman kamu di sini ya siapa tau sangat bermanfaat bagi pembaca yang lain.
Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang













