Berita  

Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK? Bagaimana Menurut kalian

Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK
Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK

Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK? Bagaimana Menurut kalian – Viral di tiktok seorang TKW ( tenaga kerja wanita ) asal indonesia yang sedang bekerja di hongkong meluapkan kekesalanya setelah mengetahui bahwa rekening nya di blokir oleh PPATK ( pusat pelaporan dan anilisis transaksi keuangan).

Dalam video berdurasi singkat itu, ia sedang meluapkan kekesalanya mecacimaki pemerintahan indonesia. Lantaran tidak bisa pulang ke banyuwangi di karenakan rekeningnya di bekukan oleh PPATK.

Video yang di unggah oleh akun inilah.com, di dalam rekening nya terdapat uang senilai 30 juta rupiah di bank BCA dari hasil kerja nya di hongkong. Yang seharusnya buat pulang ke banyuwangi setiap tahun, akan tetapi tahun ini tepatnya (2025), keterpaksaan tidak bisa pulang ke halaman rumah nya.

Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK
Seorang Tkw Indonesia Di Hongkong kesal Karena Rekeningnya Diblokir Oleh PPATK

”kene raiso balek, padahal tiap – tahun balek, pemerintah kurang ajar”  ujarnya dalam bahasa jawa.

Mengapa Bisa Di Blokir Oleh PPATK?

PPATK bisa meblokirnya jika ada indikasi tindak pidana, seperti pencucian uang, namun status dormant saja tidak cukup jadi dasar hukum pemblokiran. Rekening terbengkalai di bank atau dormant akan di blokir oleh sementara oleh pusat peloporan dan anilisis transaksi keuangan ( PPATK ).

Namun, dalam kasus tkw seperti ini seringkali terjadi karena minimnya edukasi dan komunikasi dari pihak bank atau otoritas terkait.

Baca Juga:

Reaksi Netizen Dan Publik

Konten tersebut langsung banjir komentar dukungan. Banyak netizen dukung TKW yang merasa simpati dan menuntut kejelasan dari pihak berwenang. Netizen menilai ”bahwa bekerja di luar negeri, seharusnya mendapatkan perlindungan, bukan malah di persulit untuk menggunakan uang hasil kerja sendiri”  ujar dari salah satu komentar netizen di tiktok.

Mayoritas komentar dari netizen menunjukkan simpati yang dalam. Banyak yang mengaku kecewa dan marah melihat seorang TKW yang sudah bekerja sangat keras di luar negeri justru di persulit oleh negerinya sendiri

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi keuangan dan transparansi dalam pengawasan rekening. Negara memang perlu mencegah kejahatan finansial, akan tetapi menyusahkan rakyat kecil terutama para pahlawan devisa yang sudah berjasa bagi ekonomi indonesia.

Dan inilah, welcome to  indonesia yang bekerja keras semakin di persulit, yang korupsi malah di sambut hormat

Baca Juga: PPATK HENTIKAN SEMENTARA TRANSAKSI REKENING DORMANT UNTUK LINDUNGI KEPENTINGAN PUBLIK