Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat

Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat
Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat
Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat
Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat

Cara Merawat Pohon Anggur Fase Generatif Agar Berbuah Lebat – Merawat pohon anggur hingga bisa menghasilkan buah yang lebat bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa tahap yang harus kita lakukan, mulai dari fase vegetatif, transisi, hingga akhirnya masuk ke fase generatif.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas pengalaman perawatan anggur dari Wisma MGF Sabilulhuda yang berada di jogja. Terutama saat pohon sudah memasuki fase generatif yaitu setelah melalui proses pemangkasan dan pemupukan.

Dari Vegetatif Menuju Generatif

Setelah dilakukan pemangkasan, pohon anggur biasanya mulai diarahkan masuk ke fase generatif. Pada fase ini, tujuan utama adalah merangsang pohon agar mulai berbunga dan berbuah.

Sebelumnya, pohon melalui fase vegetatif, di mana fokus utamanya adalah pembentukan batang dan daun. Dalam tahap ini, pemberian pupuk vegetatif sangat penting agar batang anggur dapat tumbuh kokoh dan cabang skunder dan tersier siap dibentuk.

Setelah melalui empat kali pemupukan transisi, batang yang awalnya kecil mulai tampak besar dan sehat. Transisi ini menjadi salah satu langkah penting agar pohon anggur tersebut siap beralih ke fase generatif dengan kondisi nutrisi yang cukup.

Ciri Pohon Anggur Yang Sudah Siap Masuk Fase Generatif

Menurut pengalaman yang kami, salah satu tanda pohon siap masuk ke fase generatif adalah ketika batang terasa tegang.

Kemudian pada kulit batangnya juga sudah berwarna coklat dan banyak kerutan serta saat dipangkas akan keluar air (getah). Kondisi ini menandakan bahwa suplai nutrisi dalam batang sudah mencukupi.

Baca Juga:

Merawat Bunga Anggur Agar Tidak Rontok Dan Gosong

Merawat Bunga Anggur Agar Tidak Rontok Dan Gosong https://sabilulhuda.org/merawat-bunga-anggur-agar-tidak-rontok-dan-gosong/

Selain itu, usia pohon juga berpengaruh. Biasanya, anggur yang sudah berumur 4–5 bulan dengan batang tersier yang cukup banyak sudah bisa diberi pupuk generatif untuk merangsang pembungaan.

Resep Pupuk Generatif yang kami gunakan di Wisma MGF Sabilulhuda

Untuk perawatan saat fase generatif, racikan pupuk adalah kunci keberhasilan. Berikut ini campuran pupuk generatif yang kami gunakan:

1. Karate Boron yang berfungsi untuk mendukung pembentukan bunga.

2. MKP (Mono Potassium Phosphate)  sebagai sumber fosfor dan kalium yang baik bagi pembungaan dan pembuahan.

3. Magnesium Sulfat untuk mencegah daun menguning akibat kekurangan magnesium.

4. KNO3 Putih untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan dan serangan penyakit.

Pupuk ini biasanya dilarutkan ke dalam air sekitar 10 liter. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pohon, umumnya sekitar 15 gram per tanaman melalui sistem kocor.

Proses Aplikasi Pupuk

Setelah pupuk di larutkan, kemudian larutan tersebut di aplikasikan ke beberapa pohon yang sudah siap. Contohnya, pada varietas jupiter yang berumur sekitar 5 bulan, kami berikan larutan pupuk generatif sekitar 1,5 liter per pohon.

Tujuannya adalah untuk memperkuat kondisi pohon agar pembentukan bunga berjalan maksimal. Dari pengalaman ini, hasilnya terlihat jelas: tunas baru keluar bersama calon bunga setelah pemberian pupuk generatif pertama.

Kendala ketika Musim Hujan

Meskipun perawatan sudah di lakukan dengan baik, tetapi cuaca tetap menjadi faktor yang sulit untuk di di kendalikan. Saat musim hujan, banyak bunga yang gagal bertahan karena terlalu sering terkena air. Hal ini membuat hasil panen tidak maksimal. Salah satu cara untuk antisipasinya kami membut green house.

Untuk itu, bagi pemula sangat di sarankan tidak memaksa pohon berbuah di musim hujan kecuali jika sudah memiliki atap pelindung. Curah hujan yang tinggi dapat merontokkan bunga dan menyebabkan gagal panen meski nutrisi pohon sudah mencukupi.

Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang

Tips Agar Pohon Anggur Berbuah Maksimal

Berdasarkan pengalaman kami ada beberapa tips yang bisa di terapkan:

Lakukan pemangkasan tepat waktu setelah fase vegetatif selesai.

Gunakan pupuk transisi minimal empat kali sebelum masuk generatif.

Perhatikan usia dan kondisi batang  kemudian pilih pohon yang sudah cukup kuat.

Berikan pupuk generatif sesuai dosis untuk merangsang bunga.

Hindari musim hujan untuk pembungaan, atau gunakan atap pelindung agar bunga tidak rontok.

Pantau tunas air, jika tumbuh terlalu banyak, sebaiknya dipangkas agar energi tidak terbagi.

Semoga pengalaman kami dari Wisma MGF Sabilulhuda  ini bisa menjadi inspirasi bagi para pecinta anggur untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.