Tips Lengkap & Cara Merawat Anggur Di Pot Tanpa Ganti Media

Tips Lengkap & Cara Merawat Anggur Di Pot Tanpa Ganti Media
Tips Lengkap & Cara Merawat Anggur Di Pot Tanpa Ganti Media
https://youtu.be/Ri491sPj2Dw

Sabilulhuda, Yogyakarta – Bagi kamu penghobi tanaman buah terutama tanaman anggur, memang menanam anggur di pot kini semakin diminati banyak orang. Namun, banyak juga yang masih bingung dengan cara perawatannya, terutama soal media tanam. Salah satunya masalah media tanam yang sering di tanyakan kepada kami.

Haruskah media tanam itu diganti setiap tahunnya? Jadi menurut pengalaman kami sebagai praktisi anggur Wisma MGF Sabilulhuda jogja, jawabannya tidak perlu, asal tahu trik dan caranya.

Kenapa media tanam terutama tabulampot anggur Tidak Perlu di Ganti?

Jika kamu sudah menanam anggur selama 3-4 tahun dan batangnya sudah sebesar lengan, maka bisa dipastikan media tanam sudah dipenuhi akar. Tapi tenang, ini bukan berarti harus ganti media.

Teknik Pemotongan Akar

Cukup dengan teknik pemotongan akar (root pruning) yang di lakukan setahun sekali. Dengan cara ini maka media tanam tetap subur tanpa harus di ganti.

Caranya mudah, Cukup iris bagian pinggir media dengan parang hingga akar-akar terputus sebagian. Akar yang terputus akan membusuk dan menjadi pupuk organic. Sementara akar yang tidak terpotong akan tumbuh kembali. Tahun berikutnya, ulangi di sisi yang berbeda. Praktis, bukan?

Komposisi Media Tanam Anggur yang Ideal

Agar anggur tetap tumbuh subur, media tanam harus di buat gembur dan kaya unsur hara. Berikut ini bahan-bahan yang kami rekomendasikan:

Baca Juga:

Rahasia Pemupukan Anggur Tabulampot Saat Berbuah

Rahasia Pemupukan Anggur Tabulampot Saat Berbuah https://sabilulhuda.org/rahasia-pemupukan-anggur-tabulampot-saat-berbuah/

Tanah humus

bisa dari bawah pohon bambu, Lembang, tanah merah, atau tanah hitam.

Sekam bakar/lapuk

pastikan sekam bakar di biarkan terbuka 2-3 hari untuk menghilangkan amonia.

Kotoran kambing kering

ringan, tidak berbau, dan aman untuk akar muda.

Kapur dolomit

menetralkan keasaman tanah dan memperbaiki struktur media.

Arang kayu

di tempatkan di dasar pot untuk meningkatkan porositas dan menjaga kelembaban.

Perbandingan yang kami sarankan adalah: 1 ember tanah, 1 ember sekam, sepertiga ember kotoran kambing, setengah genggam kapur dolomit, dan 10 cm arang kayu di bagian dasar pot.

Tips Pemupukan Anggur Di Pot

Pohon anggur di pot butuh perhatian lebih di bandingkan di tanam langsung ke tanah. Karena itu, pemupukan rutin wajib di lakukan. kami menyarankan pemupukan mingguan dengan takaran ringan:

Pertumbuhan vegetatif: Gunakan NPK Mutiara (5–10 butir saja).

Pembungaan: Beralih ke MKP (Magnesium Kalium Fosfat) dan KNO3 putih.

Setelah bunga mekar: Hentikan pupuk sementara agar bunga tidak rontok.

Setelah buah sebesar jagung: Pupuk ulang untuk mendukung pertumbuhan buah.

Jangan lupa untuk sesekali menaburkan kapur dolomit atau menyiram dengan asam humat/aminosan agar mikroorganisme di media tetap hidup dan residu pupuk kimia bisa terurai.

Menjaga Kelembaban Media Tanam

Akar anggur butuh udara dan tidak suka genangan air. Oleh karena itu:

  • Gunakan karung bekas untuk menutup media jika hujan terus-menerus.
  • Ganjel pot dan beri lubang drainase tambahan agar air cepat keluar.

Jika tanam di tanah, buat bedengan lebih tinggi dari permukaan tanah.

Bonusnya, jika menggunakan bata merah sebagai lapisan pelindung media, kelebihannya adalah bisa menyerap air saat hujan dan menjaga kelembaban saat cuaca kering.

Tidak Perlu Takut Menanam Anggur

Merawat anggur tidaklah serumit yang kamu bayangkan. Yang penting sabar, telaten, dan terus belajar. Yang penting jangan hanya ngomong mau nanam anggur, tapi gak pernah mulai.

Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang

Dengan perawatan yang benar, anggur di pot bisa berbuah lebat dan terus-menerus, bahkan tanpa harus ganti media. Yuk, mulai tanam anggur sendiri di rumah dan rasakan panen dari halaman sendiri!