TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA

TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA
TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA
TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA
TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA

TOM AND JERRY: PARODI HUKUM REPUBLIK KONOHA

Tom ditangkap.

Jerry tepuk tangan.

Di Konoha, itu biasa.

Yang kerja ditangkap.

Yang nonton dapat jabat.

Lucu?

Belum.

Tom Lembong, mantan penjaga pintu dagang.

Divonis 4,5 tahun.

Gara-gara gula.

Bukan narkoba. Bukan senjata.

Gula.

Gula untuk rakyat.

Gula dari pabrik.

Gula dari pabrik swasta.

Yang disuruh beli: BUMN.

Tom ngaku nurut perintah.

Dari Hokage sendiri.

Eh, malah diseret ke pengadilan.

Katanya korupsi.

Padahal, duitnya ke siapa?

Ke rakyat?

Enggak.

Ke Tom?

Juga enggak.

Ke PPI?

Ya, itu BUMN-nya Konoha.

Lucu?

Belum.

Hakim bilang:

Tom nggak punya niat jahat.

Nggak ambil untung.

Nggak dikasih kickback.

Tapi tetap dihukum.

“Karena prosedur dilanggar,” katanya.

Lha?

Jadi niat baik, hasil baik, tetap masuk?

Konoha sedang semangat bersih-bersih.

Tapi lucunya, sapunya pilih-pilih.

Yang kiri disapu.

Yang kanan disalamin.

Kebijakan sama.

Tapi kalau pelaku beda seragam,

Vonis bisa jungkir balik.

Tebak siapa Jerry?

Bukan yang kecil dan lucu itu.

Tapi yang nyengir di layar kaca.

“Penegakan hukum!” katanya.

Padahal lagi cari lawan politik.

Bukan keadilan. Di Konoha, hukum bukan soal pasal.

Tapi siapa yang lagi disasar.

Siapa yang enggak nurut irama.

Sekali fals, dihajar.

Sekali beda nada, dipenjara.

Tom bukan malaikat.

Tapi bukan maling juga.

Ia ngurus pangan.

Ngikutin arahan.

Lewat BUMN.

Untuk operasi pasar.

Yang kaya?

Bukan dia.

Yang makan untung?

Swasta—teman-teman pasar.

Tapi semua itu bukan keputusan Tom.

PT PPI yang milih.

Tom hanya nyalain lampu hijau.

Yang paling lucu?

Jerry tidak pernah terseret.

Yang tunjuk tangan juga enggak.

Yang jaring duit juga aman.

Yang ngatur irama?

Lebih aman lagi.

Konoha bukan tempat cari keadilan.

Tapi tempat adu kuat dan cocoklogi.

Mens rea?

Apa itu?

Asal ada perintah Hokage—ya lakukan.

Tapi kalau nanti kamu diseret?

Itu urusanmu.

Jangan tanya lagi:

“Kenapa hukum seperti ini?”

Karena ini Konoha.

Tempat di mana logika kalah dari drama.

Tempat di mana penegakan hukum mirip kartun.

Tom and Jerry.

Yang ngejar bukan karena salah.

Tapi karena lucu buat ditonton.

Penulis:

*Muhammad Sabeth Abilawa*

*Peneliti DIGINOMIC (Digital Economic Institute & Community)