
Mengenal 5 jenis Narsisme : Tidak semua NPD itu sama – Apakah ada diantara temanmu ada yang suka selfie? Dimanapun berada dia akan selalu eksis.
Atau ada diantara kalian yang suka sekali dipuji atau dikagumi? Atau suka pamer tentang segala hal yang dia miliki?. Atau malah ada yang terang-terangan menjegal atau menjatuhkan teman kerjanya supaya dia mendapat pujian. Mungkin itu termasuk ciri NPD, tapi tipe yang mana?
Apakah itu Narsisme?
Narsisme merupakan sifat yang ada dalam diri setiap orang dalam kadar tertentu. Sehingga pada kadar ini masih normal dan tidak berbahaya.
Tetapi pada NPD sifat narsisme ini bisa menjadi begitu ekstrim sehingga mempengaruhi cara berpikir, perasaan dan berinteraksi dengan orang lain. Hal ini ditandai dengan kebutuhan akan pengakuan yang berlebihan, kurangnya empati, dan perasaan superior.
5 Tipe umum Narsisme:
Narsisme terbuka
Narsisme Terselubung
Narsisme Antagonis
Narsisme Komunal
Narsisme Ganas
Yuk, kita bahas dan kenali satu persatu, supaya kita waspada dan tidak mudah tertipu:
Narsisme Terbuka / Narsisme Grandiose/ narsisme overt
Merupakan Narsisme klasik dan paling jelas. Disebut juga narsisme muluk.
Baca Juga:

APA ITU NPD ? INI GEJALA-GEJALANYA! https://sabilulhuda.org/apa-itu-npd-ini-gejala-gejalanya/
Ciri-ciri umum Narsisme terbuka:
Ekstrovet dan Mudah bergaul
Haus pujian dan sanjungan
Berlebihan dalam menilai diri sendiri: Merasa lebih cerdas, berbakat, lebih hebat dan paling sukses
Secara terang-terangan berfokus pada kekayaaan, sanjungan dan kekuasaan, karena kemegahan dan rasa berhak yang ada padanya.
Merasa menjadi “ the big person” dalam suatu grup
Selalu berusaha menjadi pusat perhatian
Suka mendominasi dan mengatur
Memiliki empati yang rendah terhadap orang lain
Mungkin sangat berprestasi
Sangat sensitive terhadap kritikan sekecil apapun.
Narsisme terselubung/narsisme covert/narsisme rentan atau tertutup
Narsisme jenis ini susah dikenali karena disembunyikan dibalik sikapnya yang rendah hati dan cenderung menyendiri. Mereka menggunakan taktik yang lebih lembut daripada narsisme terbuka.
Ciri-ciri narsisme terselubung:
Introvert
rendah diri
Haus akan kekaguman, pujian dan sanjungan
Sulit menerima kritik
Merasa tidak puas dengan diri sendiri
Playing victim : suka menyalahkan orang lain atas sesuatu hal
Suka lempar batu sembunyi tangan
Hipersensitivitas
Kebencian dan perasaan tidak aman
Perilaku pasif agresif
Manipulasi emosional halus
Seorang narsisme terselubung juga butuh dikagumi, dipuji, disanjung tetapi mumgkin mereka memperlihatkan perilaku yang negative tapi halus dan pasif seperti menyalahkan, memanipulasi, mempermalukan, mengabaikan emosi demi kepentingan diri sendiri.
Narsisme Antagonis
Narsisme antagonis berbanding terbalik dengan narsisme grandiose. Mereka kesulitan mempunyai pertemanan yang lama, karena perilaku tipe ini kerap menyinggung dan tidak membuat nyaman orang lain. Selain itu juga melibatkan perilaku yang konfrontatif agresif.
Ciri-ciri narsisme antagonis :
Sombong dan cenderung merendahkan orang lain
Sikap Kompetitif ekstrim , sering menganggap orang sebagai pesaing
Sering berdebat berujung pada pertengkaran
Eksploitasi atau suka memanfaatkan kelemahan orang lain
Sulit memaafkan orang lain
Berusaha selalu terlihat dominan, dengan cara yang tidak baik
Sulit mempercayai kebaikan orang lain
Kurangnya empati dan rasa bersalah
Narsisme Komunal
Narsisme komunal merupakan tipe narsisme yang sering menyamar sebagai altruisme. Altruisme adalah paham atau sikap yang lebih memperhatikan dan mengutamakan kepentingan orang lain. Motif narsisme komunal dibalik tindakan baiknya adalah mencari validasi yaitu pujian, pengakuan atau penermaan dari orang lain, karena perbuatan baiknya.
Ciri- ciri narsisme komunal :
Butuh validasi eksternal, terutama di komunitas
Tidak tulus atau modus dalam melakukan kebaikan, suka dipuji dan ingin diliat sebagai orang yang baik
Mempromosikan diri melalui kebaikan untuk orang lain, dan menganggap diri mereka murah hati, dermawan dan ingin sebagai pahlawan
Ingin menjadi pusat perhatian dan dianggap penting dalam konteks sosial
Sangat terlibat dalam komunitasnya
Eksploitasi kebutuhan orang lain untuk kepentingan pribadi
Hanya Menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di tempat umum
Memberkan nasihat yang tidak diminta.
Kemungkinan sering menggunakan media sosial untuk mempromosikan kebaikan mereka dengan tujuan mendapatkan validasi.
Narsisme Ganas/ narsisme Malignant
Narsisme Ganas merupakan narsisme yang paling parah, dan berbahaya atau berpotensi melakukan kekerasan. Banyak dari para peneliti menyebutkan bahwa narsistik tipe ini merupakan perpaduan dari NPD, gangguan kepribadian anti sosial, paranoid, dan sadis.
Baca Juga: Menteri Basuki : ASN Harus Memiliki Karakter yang Baik, Kuat, dan Akhlakul Karimah
Ciri-Ciri umum Narsisme Ganas :
Sombong dan haus akan validasi
Terobsesi terhadap kecantikan, kekayaan, kemewahan dan ststus sosial dan terlalu khawatir soal penampilan
Rasa empati yang rendah
Tidak bisa menerima kritik dan tidak mampu menghadapi kritik
Punya kecenderungan untuk menyerang jika merasa diremehkan
Tidak segan untuk melakukan balas dendam
Sadis dan suka melihat orang lain menderita
Bertindak dengan agresif defensif
Tidak mempunyai rasa bersalah ataupun penyesalan karena telah menyakiti orang lain
Tidak tertarik untuk minta maaf, kecuali jika menguntungkan mereka.
Memiliki kecenderungan mengeksploitasi orang lain dan perilaku anti sosial
Bersifat manipulatif dan orientasi pada keuntungan pribadi.
Cenderung suka menyalahkan orang lain atas perilaku buruk mereka sendiri.
Cenderung memonopoli pembicaraan dan mengendalikan orang lain.
Berusaha menang dengan segala cara tak perduli apapun akibatnya.
Melihat dunia ini secara hitam -putih, termasuk orang lain iti sebagai teman atau musuh.
4 E dalam Narsisme
Untuk mempermudah pemahaman, narsisme dapat dirangkum dalam 4 E:
Entitlement (Rasa Berhak)
Eksploitasi ( Memanfaatkan orang lain demi kepentingan/keuntunganpribadi)
Empathy Deficiency (Kurangnya Empati)
Envy (Iri Hati)
Dengan mengetahui dan memahami ciri-ciri narsisme, kita lebih siap menghadapi mereka dengan cara yang baik dan elegan demi menjaga kesehatan mental kita.












