10 Sahabat Dijamin Masuk Surga, Ini Kisah & Teladannya

Seorang prajurit Muslim berkuda memimpin pasukan di padang pasir, menggambarkan keberanian dan keteladanan sahabat Nabi Muhammad ﷺ.
Ilustrasi kepemimpinan dan keberanian para sahabat Nabi Muhammad ﷺ dalam menegakkan Islam di masa awal.

Terakhir diupdate: 17 Februari 2026

Sabilulhuda, Yogyakarta – Sahabat-sahabat Nabi Muhammad ﷺ yang dijamin masuk surga secara langsung oleh Rasulullah ﷺ dalam hadits-hadits sahih dikenal dengan sebutan “Al-‘Asyrah Al-Mubassyaruna bil Jannah”  yaitu sepuluh sahabat yang dijamin surga saat mereka masih hidup.

Berikut nama-nama 10 Sahabat Yang Di Jamin Masuk Surga:

1. Abu  Bakar Ash-Shiddiq

Khalifah pertama. Sahabat paling utama. Gelarnya “Ash-Shiddiq” karena membenarkan Isra Mi’raj tanpa ragu.

2. Umar bin Khattab

Khalifah kedua. Tegas, adil, dan sangat disegani. Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika ada nabi setelahku, itu Umar.” (HR. Tirmidzi)

3. Utsman bin Affan

Khalifah ketiga. Dermawan, dua kali menikah dengan putri Nabi ﷺ. Gugur dalam fitnah besar.

Baca Juga: Kisah Nu’aiman, Sahabat Nabi Yang Ceria, Jahil, Tapi Berhati Baik

4. Ali bin Abi Thalib

Khalifah keempat. Sepupu dan menantu Nabi ﷺ. Simbol keberanian dan ilmu.

5. Thalhah bin Ubaidillah

Termasuk yang berdiri membela Nabi di Perang Uhud. Rasulullah menyebutnya sebagai syahid yang berjalan di muka bumi.

6. Az-Zubair bin Awwam

Sepupu Nabi ﷺ dan menantu Abu Bakar. Seorang pejuang hebat sejak awal Islam.

7. Abdurrahman bin Auf

Sahabat yang sangat dermawan. Meskipun kaya raya, zuhud dan takwa tetap terjaga.

8. Sa’ad bin Abi Waqqash

Ahli panah utama Rasulullah. Doanya selalu di kabulkan. Panglima perang Qadisiyah.

9. Sa’id bin Zaid

Sepupu Umar bin Khattab, pejuang dalam banyak pertempuran. Ayahnya termasuk hanif (mengikuti ajaran Nabi Ibrahim).

Baca Juga: Kisah Lucu Sahabat Nabi Hudzaifah Saat Perang Khandaq

10. Abu Ubaidah bin Al-Jarrah

Dijuluki “Amin (orang kepercayaan) umat ini” oleh Nabi ﷺ. Pemimpin besar dan rendah hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Az-Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad bin Abi Waqqash di surga, Sa’id bin Zaid di surga, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah di surga.” (HR. At-Tirmidzi, no. 3747. Hadits hasan sahih)

Selain 10 nama ini, ada juga sahabat-sahabat lain yang di jamin surga dalam konteks tertentu, seperti:

Baca Artikel Berikut: Kemuliaan Akhlak Nabi Muhammad SAW III : Hari-Hari Terakhir Rasulullah SAW
Baca Juga: Kisah Sahabat Nabi Yang Mampu Lari Lebih Cepat Dari Kuda Perang

Sahabat Lain Yang Di jamin Masuk Syurga

1. Bilal bin Rabah – Suara Sandal di Surga:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لِبِلَالٍ:

«يَا بِلَالُ، حَدِّثْنِي بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِي الْإِسْلَامِ، فَإِنِّي سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَيَّ فِي الْجَنَّةِ».

قَالَ: مَا عَمِلْتُ عَمَلًا أَرْجَى عِندِي أَنِّي لَمْ أَتَطَهَّرْ طُهُورًا فِي سَاعَةٍ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ، إِلَّا صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِي أَنْ أُصَلِّيَ.

Artinya:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda kepada Bilal:
“Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amal yang paling engkau harapkan dalam Islam, karena aku mendengar suara sandalmu di hadapanku di surga.”
Bilal menjawab: “Aku tidak pernah berwudhu di waktu siang atau malam kecuali aku shalat dengan wudhu itu semampuku.”
(HR. al-Bukhari no. 1149, Muslim no. 2458)

2. Khadijah binti Khuwailid – Salam dari Allah dan Rumah di Surga:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ

«أَتَانِي جِبْرِيلُ، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، هَذِهِ خَدِيجَةُ قَدْ أَتَتْكَ، مَعَهَا إِنَاءٌ فِيهِ إِدَامٌ، أَوْ طَعَامٌ، أَوْ شَرَابٌ، فَإِذَا هِيَ أَتَتْكَ، فَاقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنْ رَبِّهَا وَمِنِّي، وَبَشِّرْهَا بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ، لَا صَخَبَ فِيهِ وَلَا نَصَبَ».

Artinya:

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jibril datang kepadaku dan berkata: ‘Wahai Muhammad, Khadijah akan datang kepadamu membawa makanan atau minuman. Jika ia datang, sampaikanlah salam dari Tuhannya dan dariku, serta beritahukan kepadanya bahwa ia mendapatkan rumah di surga dari permata yang tak ada kebisingan dan kesusahan di dalamnya’.” (HR. al-Bukhari no. 3820, Muslim no. 2432)

Baca Juga: Ukasyah Bin Mihshan, Sahabat Nabi Yang Masuk Surga Tanpa dihisab

3. Hasan dan Husain – Pemuda Penghulu Surga:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ

«الْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ سَيِّدَا شَبَابِ أَهْلِ الْجَنَّةِ».

Artinya:

Rasulullah ﷺ bersabda: “Hasan dan Husain adalah pemimpin para pemuda di surga.” (HR. al-Tirmidzi no. 3768, hasan sahih)

4. Fatimah Az-Zahra – Wanita Penghulu Surga:

عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ:

«فَاطِمَةُ سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ».

Artinya:

Dari Aisyah, Nabi ﷺ bersabda: “Fatimah adalah penghulu para wanita ahli surga.” (HR. al-Hakim dalam al-Mustadrak no. 4747, di nyatakan sahih oleh al-Albani)

Baca Juga: Sahabat Nabi Yang Buruk Rupa Tetapi Menjadi Rebutan Bidadari

5. Hamzah bin Abdul Muthalib – Pemimpin Para Syuhada:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

«سَيِّدُ الشُّهَدَاءِ حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ».

Artinya:

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib.” (HR. al-Hakim dalam al-Mustadrak no. 4876, di nyatakan sahih oleh al-Albani)

6. Ja’far bin Abi Thalib (Ja’far at-Thayyar) – Memiliki Dua Sayap di Surga:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

«رَأَيْتُ جَعْفَرًا يَطِيرُ فِي الْجَنَّةِ مَعَ الْمَلَائِكَةِ».

Artinya:

Dari Abdullah bin Ja’far, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Aku melihat Ja’far terbang di surga bersama para malaikat.” (HR. al-Tirmidzi no. 3763, di nilai hasan), dan lain-lain.

Baca Juga: Kisah Sya’ban, Sahabat Nabi yang Menyesal Saat Sakaratul Maut