Serangan Jamur pada Anggur, Ini Cara Efektif Mengatasinya

Cara Mengatasi Penyakit Jamur pada Tanaman Anggur

Cara Mengatasi Jamur Pada Tanaman Anggur Dengan Mudah
Cara Mengatasi Jamur Pada Tanaman Anggur Dengan Mudah

Terakhir diupdate: 17 Februari 2026

Sabilulhuda, Yogyakarta – Tanaman anggur dikenal sebagai tanaman buah yang cukup sensitif terhadap penyakit, terutama penyakit jamur. Banyak pekebun pemula hingga penghobi kebun rumah yang merasa bingung saat daun mulai berbintik, buah membusuk, atau tanaman terlihat layu tanpa sebab yang jelas.

Padahal, jamur memang menjadi musuh utama dalam budidaya anggur, baik di dataran rendah maupun tinggi.

Kabar baiknya, penyakit jamur pada tanaman anggur bisa diatasi dan dicegah dengan cara yang relatif mudah jika kita memahami gejala, jenis jamurnya, serta cara penanganan yang benar.

Mengapa Jamur Mudah Menyerang Tanaman Anggur?

Tanaman anggur dapat tumbuh dengan subur di lingkungan yang seimbang. Tapi, saat kelembapan terlalu tinggi, sirkulasi udara kurang lancar, atau penyiraman yang berlebihan. Kondisi ini justru menjadi tempat yang nyaman bagi jamur untuk berkembang. Itulah sebabnya jamur pada tanaman anggur sering muncul di musim hujan atau di kebun yang terlalu rimbun.

Berdasarkan berbagai literatur pertanian, jamur berasal dari spora sangat kecil yang mudah menyebar lewat angin, percikan air, atau peralatan kebun yang kurang bersih. Jika tidak segera ditangani, serangan jamur bisa menurunkan kualitas buah, menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan berujung pada gagal panen.

Baca Juga: Cara Efektif Mencegah Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur

Gejala umum Penyakit Jamur pada Anggur

Sebelum melakukan pengobatan, penting untuk mengenali tanda-tanda awal serangan jamur. Biasanya, gejala yang muncul cukup mudah terlihat. Daun anggur mulai menguning dan muncul bercak cokelat atau hitam.

Ada juga kondisi di mana permukaan daun atau buah tampak seperti ditaburi tepung putih. Buah bisa membusuk sebelum matang dan mudah rontok, sementara batang atau tangkai terlihat menghitam dan layu.

Jika tanda-tanda seperti ini sudah terlihat, besar kemungkinan tanaman anggur sedang terserang penyakit jamur dan perlu segera ditangani agar tidak menyebar lebih luas.

Baca Artikel Berikut:

Beberapa jenis penyakit jamur yang sering menyerang tanaman anggur.

1. Jamur Powdery Mildew (Oidium)

Jamur ini ditandai dengan lapisan putih seperti bedak pada daun dan buah. Serangan berat dapat menyebabkan buah pecah dan pertumbuhan menjadi terhambat. Penyakit ini sangat umum dan sering muncul saat kondisi cuacanya lembap.

2. Jamur Downy Mildew (Plasmopara viticola)

Gejalanya berupa bercak kuning di permukaan daun, sementara pada bagian bawah daun tertutupi oleh lapisan putih. Jika tidak segera dikendalikan, daun akan rontok dan buah gagal berkembang.

3. Jamur Botrytis (Busuk Abu-Abu)

Jamur ini dapat menyerang buah saat menjelang panen. Buah menjadi lembek, berwarna abu-abu kecokelatan, dan membusuk. Kondisi ini sering menyebabkan kerugian besar bagi petani anggur.

4. Jamur Anthracnose

Ditandai dengan bercak hitam atau cokelat pada daun, batang, dan buah. Tanaman tampak kurang sehat dan produktivitas menurun secara drastis.

Baca Juga: 7 Jenis Hama Pada Tanaman Anggur Dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Penyakit Jamur pada Tanaman Anggur

1. Pencegahan

Untuk mengurangi risiko serangan jamur, gunakan bibit anggur yang sehat dan bebas dari penyakit sejak awal. Atur jarak tanam agar tidak terlalu rapat supaya udara bisa mengalir dengan baik di antara tanaman. Kemudian Lakukan pemangkasan secara rutin agar kebun tidak terlalu rimbun dan kelembapan bisa terkontrol.

Selain itu, penyiraman dilakukan saat pagi hari dan usahakan daun tidak terlalu basah dalam waktu lama. Cara cara yang seperti ini sangat membantu dalam mencegah dan mengatasi jamur anggur secara alami, sehingga tidak perlu terlalu bergantung pada obat kimia.

Baca Juga: Cara Mengaplikasikan Fungisida Dan Insektisida Pada Pohon Anggur Agar Tumbuh Sehat

2. Penggunaan Fungisida Kimiawi

Jika serangan jamur sudah cukup parah dan mulai menyebar ke banyak bagian tanaman, penggunaan fungisida sering menjadi pilihan yang lebih efektif. Secara umum, ada dua jenis fungisida yang sering dipakai oleh petani anggur.

Fungisida sistemik bekerja dari dalam jaringan tanaman. Contohnya seperti Amistar Top, yang efektif mengendalikan penyakit seperti powdery mildew dan downy mildew karena zat aktifnya terserap dan melindungi tanaman dari dalam.

Sementara itu, fungisida kontak seperti Mancozeb atau Chlorothalonil bekerja di permukaan tanaman. Fungsinya lebih untuk mencegah dan menghambat penyebaran spora jamur agar tidak semakin meluas.

Apa pun jenis yang digunakan, pastikan mengikuti dosis dan petunjuk pada kemasan agar tetap aman bagi tanaman, lingkungan, dan kesehatan.

Penggunaan yang tepat merupakan bagian penting dalam pengendalian jamur pada tanaman anggur yang banyak diterapkan oleh para petani.

Baca Juga: Tips Mengatasi Kutu Perisai Pada Pohon Anggur

3. Perawatan tanaman setelah Serangan Jamur

Setelah berhasil mengatasi penyakit jamur, tinggal kamu  rawat tanaman tersebut dengan baik. Seperti pemberian pupuk organic dan memantau tanaman agar tidak terserang jamur kembali. Kemudian pengendalian gulma juga perlu yang bisa menjadi sarang penyakit.

Semoga tips ini membantu ya! Kalau kamu punya pengalaman sendiri dalam mengatasi jamur pada anggur, share di komentar, yuk!

Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur
Baca Juga: 6 Varian Anggur Import Cocok Untuk Pemula: Cepat Berbuah Dan Mudah Dirawat