
MIE INSTAN SEHAT? ANTARA MITOS DAN FAKTA – Siapa yang gak suka mie instan? mie instan di sukai berbagai kalangan dari anak kecil hingga dewasa, tetapi apakah mie instan itu sehat?
Karena enak dan proses memasaknya cepat, banyak orang yang ketagihan dengan makanan yang satu ini, tetapi banyak yang bilang mi instan ini kurang menyehatkan.
Berikut ada beberapa pertanyaan mitos atau fakta tentang mie instan, di ambil dari sumber youtube Kata Dokter bersama dokter gizi. Dr Rosnah Pinontoan SpGK.
Mitos atau fakta tentang mie instan:
1.Apa kandungan mie instan yang kurang menyehatkan?
Kalau kita ngomong mie instan, sebenarnya dari bumbunya yang kurang menyehatkan. Karena kandungan natriumnya itu tinggi sekali dan mie sendiri biasanya juga tinggi lemak, kandungan minyaknya banyak,
Jadi tetap harus di batasi karena natrium dan lemak tinggi, juga kalori dalam mie instan tinggi. Sehingga dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti obesitas, diabetes, atau asam urat.
2. Fakta atau mitos penderita asam lambung harus menghindari mie instan?
Fakta, karena tinggi garam dan dia tinggi lemak. Kalau yang punya masalah lambung Yang menderita asam lambung harus menghindari mie instan.
Baca Artikel Berikut:

3 Kuliner Nusantara Yang Bikin Lidah Kamu Bergoyang! https://sabilulhuda.org/3-kuliner-nusantara-yang-bikin-lidah-kamu-bergoyang/
3. Fakta atau mitos, penderita hipertensi juga harus mengurangi mie instan?
Fakta, karena di dalam bumbunya bumbunya itu tinggi sekali kadar garamnya. Dalam satu bungkus mie instan itu sudah melampaui kebutuhan garam kita dalam sehari. Kebutuhan garam kita dalam sehari sekitar 2300 mg atau kadang-kadang sekitar 2000 mg atau 1800 mg.
Jadi sudah hampir mendekati total yang kita butuhkan di hari itu, padahal belum lagi makanan-makanan lain yang kita konsumsi.
4. Fakta atau mitos, makan mie instan dapat membuat kinerja otak kita menurun ?
Mitos, sebenarnya tidak juga karena kalau masalah otak ini sebenarnya kompleks. Tapi selama kita hidrasinya cukup, konsumsi kalori dalam kesehariannya cukup, dan sering di gunakan. Jadi sering di gunakan untuk berpikir, maka fungsi otak kita akan cukup baik.
5. Fakta atau mitos, mie instan mengandung lilin serta air rebusan mie instan sebaiknya tidak di konsumsi?
memang sebaiknya tidak di konsumsi tapi bukan lilin tapi lebih karena lemak/minyaknya. Kalau kita perhatikan, dalam air rebusannya itu minyaknya bisa ngambang sampai banyak sekali.
Jadi kalau dengan kita membuang air rebusan yang pertama itu setidaknya kita sudah mengurangi jumlah kandungan lemak yang terkandung di dalam mie instan. Jadi lebih baik untuk di makan.
6. Bagaimana penyajian mie instan yang menyehatkan ?
Bagaimana caranya kalau kita pingen makan mie instan supaya lebih baik? mie instan kan hanya karbohidrat,karenanya kita harus membuat menjadi lebih baik dan sehat dengan menambahkan protein, serat dan bahan bergizi lainnya.
Tips Membuat Mie Instan yang Lebih Sehat:
1.Membuang air rebusan mie instan pertama, untuk memgurangi kandungan minyak dalam mie.
2. Bumbunya sebaiknya kurangi.
Gunakan bumbu instan seperempat, sepertiga atau setengahnya, untuk mengurangi jumlah garamnya.
3. Tambahkan sendiri sumber protein dan serat, seperti telor dan sayur yang banyak.
4. Konsumsi sekali-sekali saja, jangan terlalu sering dan berlebihan.
Konsumsi mie instan memang harus hati-hati, karena termasuk dalam makanan yang di awetkan. Indonesia masuk dalam ras Asia. Khas untuk ras Asia, sering mengonsumsi makanan yang di awetkan bisa meningkatkan risiko kanker terutama nasofaring.
Baca Juga: Produk Mie Instant di Indonesia Aman Dikonsumsi
Demikian penjelasan bahaya di balik mie instan bersama dokter Rosnah Pinontoan SpGK, semoga bermanfaat dan kita lebih bijak dalam mengonsumsi mie instan, untuk Kesehatan kita.













