Niat Puasa Ditulis di Bantal? Kisah Santri Ini Bikin Ngakak

Terakhir diperbarui: 26 Januari 2026

Ditulis Oleh: Shahroni

Niat terselip di bantal

Sabilulhuda, Yogyakarta – “Semua amal itu tergantung dari Niat. Jadi niat itu merupakan pondasi amal. Harus jelas, apalagi niat puasa wajib, harus di lafalkan selain dibaca dalam hati!”

Sebuah nasehat dari seorang kyai menjelaskan tentang niat puasa wajib / Ramadhan.

Salah satu santri bernama Walid mendengarkan tapi tidak begitu paham.

Hingga pada suatu malam di pondok pesantren, para santri sedang berkumpul di masjid usai ngaji dan setoran hafalan. Tiba-tiba, ustadz datang dan memberi pengumuman.

“Besok semua puasa sunnah ya, siapa yang mau ikut silahkan niat malam ini.”

Salah satu santri, kita sebut saja namanya Walid. Terlihat bersemangat dia langsung ke kamar mandi ambil air wudhu dan berdoa sebentar.

Baca Juga: Lengkap! Doa Puasa Bulan Rajab dan Amalan Dianjurkan
Baca Juga: Doa Puasa Sunah Senin Kamis: Niat, Doa dan Keutamaannya

Walid ingat akan niat puasa wajib yang harus di lafalkan. Sementara pengumuman itu adalah perintah puasa sunnah. sehingga bukan niat dalam hati dia malah ambil kertas dan pulpen lalu menuliskan:

“Saya Walid bin Mahmudin, besok insya Allah saya niat puasa sunnah Senin, semoga kuat sampai magrib.”
Kertas itu di lipat dengan rapi dan di selipkan di bawah bantal.
Pagi harinya, teman sekamarnya bangun sahur dan seketika itu melihat Walid masih tidur nyenyak. Karena penasaran, dia membangunkan Walid.

“Lid.. Walid bangun..!! Sahur Woy..!! Katanya mau puasa?”
Walid bangun setengah sadar lalu menjawab.
“Tenang aja bro… Niatnya sudah aku tulis nih semalam di bawah bantal. “

Temennya bengong, lalu ketawa.
“Ha ha ha, Lid Walid niat itu di hati, bukan disuruh seperti nulis wasiat!”
Walid pun panik dan berkata dengan nada tinggi.

“Lah!!? Tak kira kayak bikin wasiat, harus ada buktinya!”
semua santri tepuk jidat mendengar jawaban Walid.

Baca Juga: Santri dan Motor Ajaib Sang Kiyai

-Pesan moral-

“Niat puasa sunnah itu tempatnya di hati, bukan di atas kertas. Kalo kertasnya ilang niatnya masih ada”

Baca Juga: Cara Melatih Anak Rajin Puasa Dan Mengaji Dengan Bijak & Menyenangkan