Sahabatku, mari kita belajar memperbaiki dan mengkritik diri sendiri. Karena memperbaiki dan mengkritik orang lain itu tidak perlu belajar.
Gunakan cermin, untuk melihat kekurangan diri, jerawat kecil di wajah kita sangat diperhatikan. Jangan gunakan teropong untuk melihat kesalahan kecil orang lain.
Perhatikan perkataan Abu Hurairah :
يبصر أحدكم القذاة في أعين أخيه، وينسى الجذل أو الجذع في عين نفسه
“Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya.” (Adabul Mufrad no. 592).
Jika semua orang salah di mata, berarti ada yang perlu diperbaiki pada hati. Karena sifat ini membuatnya tidak akan punya teman dan tidak akan merasakan nikmatnya persahabatan.
Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata :
ﻣﻦ ﻃﻠﺐ ﺃﺧﺎ ﺑﻼ ﻋﻴﺐ، ﺻﺎﺭ ﺑﻼ ﺃﺥ
“Barangsiapa mencari teman yang tidak memiliki aib, sungguh ia akan hidup sendiri tanpa teman.” (Sya’bul Iman no. 7887)
(Yuni)













