Sebagai umat muslim, tentunya kita di anjurkan untuk mengikuti dan mengamalkan ajaran Rasulullah SAW. Namun bagaimana jika amalan yang kita lakukan tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah?.
Akibat dari amalan yang tanpa tuntunan, amalan yang tidak ada dalilnya, hanya membuat amalan tersebut tertolak dan sia-sia.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata :
من أعظم الحسرات على العبد يوم القيامة أن يرى سعيه ضائعًا، وقد سعد أهلُ السعي النافع بسعيهم.
“Termasuk penyesalan terbesar yang menimpa seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dia melihat usahanya sia-sia, sementara orang-orang yang melakukan usaha yang bermanfaat bahagia dengan usaha mereka.”
Ar-Risalah at-Tabukiyyah, hlm. 57
Dari hadist diatas kita dapat mengetahui bahwa Jika kita melakukan ibadah atau suatu perkara dengan asal-asalan, tanpa dasar ilmu dan tanpa dalil, beramal hanya atas dasar amalan itu baik, maka tidak akan diterima amalan tersebut.
(Puji)
Beramal Tidak Sesuai Ajaran Rasulullah SAW











