Untuk jiwa-jiwa yang sekarat
Aku tahu bebanmu terlalu berat
Banyak badai kehidupan yang harus kau lalui
Serta banyak jurang yang harus bisa kau daki
Jika dapat diumpamakan
Mungkin kini hidupmu hanya ibarat gerimis
Gerimis yang telah lama merindukan Pelangi
Gerimis yang telah lama tak pernah diwarnai
Hai jiwa-jiwa yang telah hancur
Meski gelombang tetap tinggal Berjanjilah untuk pulang
Untuk merangkai kembali senyuman
Dan merakit kembali kebahagiaan
(Puji)
Jiwa-Jiwa yang Hancur











