Jika ingin fokus ibadah selama bulan Ramadhan, sebaiknya tidak perlu mengumumkan akan “menutup sementar akun selama bulan Ramadhan” dengan alasan ingin fokus Ibadah.
Ada beberapa orang yang menulis di akun status:“InsyaAllah selama bulan Ramadhan, saya akan menutup akun facebok saya , semoga bisa fokus ibadah” atau “Perhatian, selama bulan suci Ramadhan, saya menutup sementara beberapa akun medsos, ingin fokus beribadah,”.
Sekilas memang tidak ada yang aneh dalam status di atas. Tetapi setelah dipikir lebih dalam, ternyata ada celah kecil setan yang bisa merusak amal manusia. Yaitu dengan di umumkannya penutupan akun untuk fokus beribadah.
Memang mungkin ada beberapa yang aktif via facebook sehingga ia perlu mengumumkan penutupan akunnya sementara, sehingga yang menghubunginya bisa lewat jalur lainnya semisal sms atau WA Akan tetapi tidak perlu ia katakan, ”ingin fokus ibadah”, “supaya fokus ibadah”.
Ini bisa jadi celah setan untuk mengubah niat kita. Bulan Ramadhan terlalu mulia untuk dilewati dengan pahala yang sia-sia karena niat ibadah kepada selain Allah. Sufyan Ats-Tsauri berkata,
ما عالجت شيئا أشد علي من نيتي ؛ لأنها تتقلب علي
“Tidaklah aku berusaha untuk mengobati sesuatu yang lebih berat daripada meluruskan niatku, karena niat itu senantiasa berbolak balik”
Sudah selayaknya seorang muslim berusaha ikhlas, melawan rasa riya’ yang muncul serta mengetahui celah setan untuk menghapus amal-amal kita bahkan mengetahui cara menangkis celah setan agar menjerumuskan manusia dalam kesyirikan baik yang nyata maupun samar-samar.***
(Yuni)












