Cukuplah bagi Anda untuk mencintai apa yang Anda miliki, apa yang Anda punya, apa yang berkesan di hati, dan Anda mempunyai hak penuh atasnya. Jika Anda mencuri-curi kesempatan untuk menumbuhkan cinta kepada yang lain, maka Anda juga harus siap untuk menerima segala risiko yang telah Anda kerjakan.
Ketahuilah, bahwa setiap kali Anda mencintai sesuatu, maka sebenarnya pada saat yang bersamaan Anda tidak mencintai sesuatu yang lain. Karena Anda hanya memiliki satu pilihan untuk fokus kepada apa yang Anda cintai.
Cinta itu tidak mencintai, namun bukan berarti cinta mengajarkan Anda untuk membenci yang lain. Cinta itu tidak menyukai, namun bukan berarti cinta mengajarkan Anda untuk menjauh. Cinta itu tidak menyayangi, namun bukan berarti cinta mengajarkan Anda untuk menyakiti.
sumber: Buku Tabayyun Cinta Duhai Kekasih Hati Temukan Aku dalam Istikharahmu.
( Nisa )










