Kasih Sayang Allah SWT kepada Hamba-Nya

Allah mempunyai sifat Arrahman (Maha Penghasih) dan Arrahim (Maha Penyayang). Bagaimanapun keingkaran hamba-Nya Allah SWT tetap dianugerahi kehidupan dan rezeki yang tidak bisa dihitung satu per satu. Allah Maha Adil, semua manusia sama dihadapan Allah SWT, yang membedakan hanyalah ketakwaan hamba.

Allah tidak pernah mendzolimi ciptaan-Nya. Semua makhluk sudah diatur rezekinya, tidak satupun luput dari kehendak Allah. Namun, di sisi lain manusia sering lalai akan kewajibannya. Tidak sedikit yang manusia yang tidak taat pada Allah SWT. Hal itu yang membuat diri mereka mengalami celaka.

Dalam kehidupan manusia, banyak sekali manusia yang ingkar kepada Allah. Perilaku mereka yang tidak peduli dengan baik buruknya perilaku. Apa saja dilakukan tanpa memandang halal dan haramnya hukum dalam agama.

Allah selalu memberi signal hidayah kepada hamba-Nya. Namun sedikit hamba yang menyadari hidayah tersebut. Sebagai contoh para sahabat Nabi Muhammad yang dulunya ingkar lalu bertaubat seperti Umar bin Khattab, Hamzah, Ali bin Abi Thalib, dan lain sebagainya.

Allah Maha Penerima Taubat hamba-Nya. Dimanapun dan kapanpun hamba-Nya berada, selalu dibuka pintu taubat. Sebanyak atau seluas apapun dosa manusia, Allah akan melebur dosa manusia tersebut jika ia benar-benar taubat dan akan taat kepada Allah SWT.

( Nisa )