Pada hari Jum’at 18 Februari 2022 santri putri Sabilulhuda melaksanakan kajian keputrian. Kajian tersebut di isi oleh Ustadzah yayuk dan Nur Aisa serta Yuni sebagai pembawa acara. Dalam kajian tersebut berisi tentang Bersukur kepada Allah serta 30 manfaat membaca solawat. Bersyukur sendiri merupakan kewajiban bagi seorang hamba Allah, karena sesungguhnya setiap orang yang mampu bersyukur kepada Allah SWT maka allah akan menambah nikmat orang tersebut. Begitupun sebaliknya jika seseorang tersebut kufur akan nikmat Allah maka sesungguhnya azzab-Nya sangat pedih. Adapun 30 manfaat membaca solawat yaitu sebagai berikut:
1. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa membaca sholawat kepadaku 10 kali, maka Allah سبحا نه و تعالى membalas sholawat kepadanya 100 kali, dan barang siapa membaca sholawat kepadaku 100 kali, maka Allah سبحا نه و تعالى menulis diantara kedua matanya ‘Bebas dari munafiq dan bebas dari neraka’, dan Allah سبحا نه و تعالى menempatkan dirinya pada hari Kiamat bersama dengan para syuhada.”
2. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Telah datang Malaikat Jibril عليه السلام kepada-Ku sambil berkata : “Barangsiapa diantara umat-Mu membaca sholawat kepada-Mu satu kali, maka sebab baca’an sholawat tadi, Allah سبحا نه و تعالى menuliskan baginya 10 kebaikan, dan mengangkat derajatnya 10 tingkatan, dan Allah membalas sholawat kepadanya sesuai dengan sholawat yang ia baca.”
3. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Sesungguhnya manusia yang paling utama disisi-Ku pada hari Kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca sholawat kepadaku.”
4. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Yang paling banyak diantara kalian membaca sholawat kepadaku, dia lah yang paling dekat denganku besok di hari Kiamat.
5. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Bacalah kalian sholawat kepada-Ku, maka sesungguhnya baca’an sholawat itu menjadi penebus dosa dan pembersih bagi jiwa kalian, dan barangsiapa membaca sholawat kepada-Ku satu kali, Allah سبحا نه و تعالى membalas sholawat kepadanya sepuluh kali.
” 6. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Sholawat kalian kepada-Ku itu merupakan pengawal bagi dikabulnya do’a kalian dan memperoleh keridhoan dari Allah, dan menjadi pembersih dari amal-amal kalian.”
7. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Semua do’a itu terhijab (terhalang), sehingga ia memuji Allah dan bersholawat kepada Nabi ﷺ, maka do’anya itu diterima.”
8. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa membaca sholawat kepada-Ku setiap hari 100 kali, maka Allah سبحا نه و تعالى mengabulkan 100 macam hajatnya, yang 30 macam untuk kepentingan di dunia, sedangkan yang 70 macam untuk kepentingannya di akhirat.
” 9. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa membaca sholawat kepada-Ku setiap hari 1000 kali, dia tidak akan mati sebelum melihat tempatnya di syurga.”
10. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa yang menulis sholawat kepada-Ku di dalam suatu Kitab, maka para Malaikat tidak henti-hentinya memohonkan ampunan baginya selama namaku masih berada di dalam Kitab itu.”
11. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Hiasilah ruangan tempat perkumpulanmu dengan baca’an sholawat kepada-Ku, maka sesungguhnya baca’an sholawatmu akan menjadi Nuur ( cahaya ) pada hari Kiamat.”
12. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Segala sesuatu itu ada alat/pencuci dan pembersihnya. Adapun alat pencuci hati seorang Mu’min dan pembersihnya dari kotoran dosa yang sudah melekat dan berkarat itu adalah dengan membaca sholawat kepada-Ku.”
13. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa yang merasa kesulitan memperoleh sesuatu, maka sesungguhnya sholawat itu akan menghilangkan kesulitan dan kesusahannya.”
14. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku pada setiap hari Jum’at, maka sesungguhnya baca’an sholawat ummat-Ku pada setiap hari Jumat itu dilaporkan kepada-Ku.”
15. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Dalam mimpi, aku pernah melihat pamanku Hamzah dan saudaraku Ja’far Ath-Thayyar. Mereka memegang tempat makanan yang berisi buah pidara dan merekapun memakannya, kemudian buah pidara itu berubah menjadi anggur dan merekapun memakannya, dan buah anggur itu berubah menjadi buah kurma yang masih segar. Kemudian merekapun memakannya, lalu aku mendekat dan bertanya kepada mereka : Demi ayahku jadi tebusan, amal apakah yang telah kalian lakukankan ? Mereka menjawab : Demi ayah dan ibuku jadi tebusanmu, kami dapatkan amal yang paling utama adalah bersholawat kepada-Mu.”
16. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Ketika aku di Mi’raj kan ke langit, aku melihat Malaikat yang mempunyai seribu tangan, dan di setiap tangannya ada seribu jemari. Ketika ia sedang menghitung dengan jari-jarinya, aku bertanya kepada Jibril : Siapakah Malaikat itu dan apa yang sedang ia hitung ?Jibril menjawab : Dia adalah Malaikat yang ditugaskan untuk menghitung setiap tetesan hujan, ia menghafal setiap tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi. Aku bertanya kepada Malaikat itu : Apakah kamu mengetahui jumlah tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi sejak Allah menciptakan dunia ? Ia menjawab : Ya Rasulallah, demi Allah yang mengutus-Mu membawa kebenaran, aku tidak hanya mengetahui setiap tetesan hujan yang turun dari langit ke bumi, tetapi aku juga mengetahui secara rinci berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di lautan, di daratan, di bangunan, di perkebunan, dan di pekuburan. Rasulullah ﷺ bersabda : Aku kagum terhadap kemampuan hafalan dan ingatanmu dalam menghitung. Ia berkata :Ya Rasulallah, ada yang tak sanggup aku hafal dan menghitungnya. Rasulullah ﷺ bertanya : Menghitung apakah itu ? Ia menjawab :Aku tidak sanggup menghitung pahala sholawat yang dibaca oleh sekelompok orang dari umatmu ketika namamu disebut di suatu majlis.”
17. Rasulullah ﷺ bersabda : “Pada hari kiamat nanti aku akan berada di dekat Mizan 1( timbangan ) amal. Barangsiapa yang amal buruknya lebih berat dari amal baiknya, aku akan datang bersama sholawat yang pernah dibacanya, sehingga amal baiknya akan lebih berat, berkat sholawatnya itu.”
18. Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku 3 kali setiap pagi dan 3 kali setiap malam karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah سبحا نه و تعالى berhak mengampuni dosa-dosanya pada hari itu.”
19. Rasulullah ﷺ bersabda : “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sa’at akan membaca Al-Qur’an, maka Malaikat akan selalu memohonkan ampunan baginya selama namaku berada di dalam Al-Qur’an.”
20. Saidina Abu Huroiroh رضي الله عنه berkata : “Membaca sholawat kepada Nabi ﷺ adalah jalan menuju syurga.”
21. Saidina Ali Zainal ‘Abidin bin Husain bin ‘Ali bin Abi Tholib رضي الله عنه berkata :
“Tanda-tanda orang ahlus-sunnah adalah memperbanyak sholawat kepada Nabi ﷺ.”
22. Imam Ja’far Ash-Shodiq berkata :
“Ketika nama Nabi ﷺ disebut, maka perbanyaklah sholawat kepadanya, sesungguhnya orang yang bersholawat kepada Nabi ﷺ satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya 1000 kali bersama 1000 barisan Malaikat. Tidak ada satu pun makhluk Allah kecuali ia bersholawat kepadanya, karena Allah dan para malaikat bersholawat kepadanya. Barangsiapa yang tidak mau membaca sholawat, ia dianggap sebagai orang yang jahil dan tertipu.” 23. Imam Ja’far ash-Shodiq berkata : “Barangsiapa yang tidak sanggup menutupi dosa-dosanya, maka perbanyaklah sholawat kepada Rasulullah ﷺ dan keluarganya, sesungguhnya sholawat itu benar-benar dapat menghapus dosa-dosanya.”
24. Imam Ja’far ash-Shodiq pernah ditanya : “Apa pahala membaca sholawat itu ? Beliau menjawab : “Ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti sa’at bayi yang baru lahir dari ibunya.”
25. Imam Muhammad al-Baqir berkata : “Tidak ada satupun amal yang lebih berat dalam Timbangan, kecuali shlowat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Sesungguhnya akan ada seseorang yang ketika amalnya ditimbang, maka timbangan amalnya miring ke kiri. Kemudian Nabi ﷺ datang membawakan pahala sholawatnya dan meletakkan di Mizan amalnya, maka beruntunglah ia berkat sholawat itu.”
26. Syekh Showi dalam kitab tafsirnya berpendapat : “Sesungguhnya para Ulama sependapat, bahwa semua amal ada yang diterima dan ada pula yang ditolak, kecuali sholawat kepada Nabi ﷺ. Maka sesungguhnya sholawat kepada Nabi ﷺ itu.” Maqbuulatun Qoth’an ( pasti diterima ).” (Taqriibul Ushul Hal : 5 7).
27. AI-Allaamah Syamsuddin bin Qoyyim dalam kitabnya Jalaailul-Afhaam berkata : “Sesungguhnya membaca sholawat itu menjadi sebab bertambahnya rasa cinta kepada Allah سبحا نه و تعالى dan Rosul-Nya. Cinta itu kelak akan menjadi satu ikatan dari ikatan-ikatan keimanan, padahal keimanan itu tidak bisa sempurna kecuali dengan cinta.”
28. Sebagian Ulama berpendapat : “Jalan yang paling dekat kepada Allah سبحا نه و تعالى pada akhir zaman, khususnya bagi orang-orang yang banyak berbuat dosa adalah memperbanyak Istighfar dan membaca sholawat kepada Nabi
ﷺ.” 29 Sebagian Ulama berpendapat : “Sesungguhnya membaca sholawat kepada Nabi ﷺ itu dapat menerangi hati dan mewushulkan dirinya kepada Allah سبحا نه و تعالى.”
30. Sebagian Ulama berpendapat : “Sesungguhnya memperbanyak baca sholawat dapat mimpi bertemu dengan Rasulullah ﷺ, bahkan apabila bersungguh-sungguh memperbanyak serta membiasakannya, maka pembaca sholawat itu kelak dapat melihat Rasulullah ﷺ dalam keadaan jaga.” Kisah Nabi Adam عليه السلام membaca sholawat kepada Rasulullah ﷺ : “Ketika Allah سبحا نه و تعالى telah menciptakan Nabi Adam عليه السلام, maka ia sempat memandang ke atas arsy. Di atas sana ia melihat tulisan ‘Muhammad.’ Dia bertanya kepada Allah: Wahai Tuhanku, diakah orang yang paling Mulia disisi-Mu ? Allah سبحا نه و تعالى menjawab : “Benar, dan jika bukan karena dia, Aku tidak akan menciptakan langit, bumi, Syurga dan Neraka.” Kemudian Allah menciptakan Ibu Hawwa dari tulang rusuk sebelah kiri Nabi Adam عليه السلام, Dan ketika beliau mengarahkan pandangan matanya kesana, Allah pun memberikan hawa syahwat kedalam hatinya. Nabi Adam pun bertanya : “Wahai Tuhanku, siapakah dia ?” Allah سبحا نه و تعالى menjawab : “Itu Hawwa.” “Kawinkanlah aku dengannya.” Pinta Nabi Adam عليه السلام. “Dapatkah engkau membayar mas kawinnya ?” Nabi Adam عليه السلام bertanya : “Apa mas kawinnya ?” Allah سبحا نه و تعالى menjelaskan : “Mas kawinnya membaca sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ 1 kali. “Kemudian Nabi Adam عليه السلام pun membaca sholawat sepuluh kali kepada Nabi Muhammad ﷺ. Maka baca’an sholawatnya itu menjadi maskawinnya Ibu Hawwa. Kisah Nabi Musa عليه السلام membaca sholawat kepada Rasulullah ﷺ : “Dalam Kitab ‘Syifaa’ul Asqom’, syekh al-Hafidz Abu Nuaem bercerita, bahwa Allah سبحا نه و تعالى bertanya kepada Nabi Musa عليه السلام : “Wahai Musa, apakah Engkau ingin agar Aku lebih dekat denganmu melebihi dekatnya kalammu dengan lisanmu, melebihi dekatnya pandanganmu dengan matamu dan melebihi dekatnya Ruhmu dengan badanmu ? “Nabi Musa عليه السلام menjawab : “Mau, wahai Tuhanku.” Allah سبحا نه و تعالى berfirman : “Perbanyaklah engkau membaca sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.” Semoga nasehat ini dapat mengambil pengetahuan yang bermanfa’at dan bernilai ibadah agar kita semua dapat menghiasi hati kita dengan keindahan iman dan kemulia’an akhlak didunia sampai akhirat. آمِيْن. Rasulullah ﷺ bersabda : “Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari) Semoga kita semua senantiasa selalu diakui sebagai umatnya dan pantas mendapatkan berkah dan syafa’atnya. ﺍَﻣِﻴﻦ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ Fb. Qalam Ilmu ✍️ (Puji)











