Kita sebut saja namanya Reyna, Reyna adalah siswa Alumni SMA di daerahnya yang baru saja dinyatakan lulus. Malam itu setelah pengumuman kelulusan UN pada siang hari di seluruh Indonesia secara bersamaan, keesokan harinya adalah pengumuman kelulusan bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur SNMPTN. Sebelum pengumuman UN, Reyna dan ibunya sempat berbicara mengenai kelanjutan pendidikannya. Karena faktor ekonomi yang kurang kondusif pada masa itu. Setelah lama berbicara akhirnya lahir sebuah keputusan dimana Reyna tidak akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi (KULIAH).
Reyna sangat bersedih karena ibunya tidak membolehkan ia kuliah, padahal rasa ingin melanjutkan pendidikan nya ke perguruan tinggi sangat besar. Apalagi ia seorang anak tunggal, tentunya ia ingin sekali meraih pendidikan setinggi tingginya agar bisa mengangkat derajat orang tuanya. Karena Reyna sangat lelah akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat, Reyna langsung memasuki kamarnya untuk tidur, keesokan harinya adalah pengumuman peserta yang lolos dalam mengikuti SNMPTN.
Sejuknya udara pagi mulai menyapa Reyna, Reyna terbangun dari tempat tidurnya. Ia langsung mengambil air wudhu dan langsung melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu sholat. Setelah selesai sholat, ia mendengar di handphone nya ada notifikasi masuk dari kepala sekolahnya. Yang isinya ” Selamat Reyna kamu lolos dalam SNMPTN ” hati Reyna sangat senang dan terharu ia pun bingung untuk menjelaskan kepada ibunya karena sebelum itu ibunya tidak mengijinkan Reyna untuk melanjutkan pendidikannya untuk kuliah.
Reyna langsung keluar dari kamar nya karena sudah di panggil ibu nya untuk sarapan pagi, Reyna sambil memikirkan bagaimana cara menyampaikan pesan itu kepada ibunya. Karena ia takut ibunya tidak akan menyetujui hal itu. Setelah selesai makan akhirnya Reyna memutuskan untuk menyampaikan pesan tersebut kepada ibunya, ibunya pun terkejut dan senang karena anaknya bisa lolos SNMPTN. Akhirnya ibunya pun setuju bahwa Reyna melanjutkan pendidikan nya itu, dan meraih kesempatan tersebut karena bagi ibu Reyna kesempatan itu tidak bisa datang dua kali.
Reyna sendiri tidak menyangka bahwa ibunya akan menyetujuinya untuk melanjutkan pendidikannya. Reyna sangat bersyukur karena hal itu, akhirnya Reyna memanfaatkan kesempatan itu dengan baik, Reyna pun menjalani itu semua dengan senang hati sampai dia mendapatkan gelar sarjana.***
(Ayu Putry)











