Hakikat Diam

Orang diam bukan berarti lemah, bisu, takut menjawab ataupun takut bicara. Memang seperti yang kita ketahui bahwa orang bisu itu pasti diam karena tidak dapat bicara. Akan tetapi, ada orang yang diam karena tidak ingin melukai orang lain. Ada juga yang diam karena ia tersakiti, sebab ia sadar ketika ia berbicara justru akan membuatnya semakin sakit. Selain itu, ada juga orang yang memilih diam ketika marah agar tidak menyakiti dan merugikan orang lain.

Seseorang memilih diam daripada berbicara, pasti ada penyebabnya. Entah memang begitu sifatnya atau karena ada tekanan batin dalam dirinya. Tidak ada di dunia ini seorang pun yang selamat dari tekanan kehidupan. Kita hidup di alam penuh cobaan yang tidak bisa menghindar dari tekanan batin. Sehingga terkadang di puncak emosi dari berbagai tekanan batin yang menghimpit, menjadikan diam sebagai solusi terbaik. Apalagi ditambah tidak ada orang yang percaya kecuali diri sendiri. Membuat lelah berbicara panjang tentang kebenaran, namun kenyataannya bagaikan orang gila meracau tak jelas.

Maka terimakasih bagi orang yang memaafkan dan memaklumi alasan kita memilih diam sebelum kita meminta maaf. Terima kasih bagi mereka yang mengerti keadaan kita sebelum kita menjelaskannya, dan terima kasih untuk mereka yang tulus menerima kita tanpa perduli aib dan kekurangan yang ada pada diri kita.***

(Sulastri)

Sumber :IG : ismaelalkholilie