Menjaga Iman dengan Kebersihan dan Kesehatan

Kesehatan merupakan perilaku diri kita sendiri terhadap kebersihan. Kita bisa melihat tingkat keimanan seseorang dari pola pikir mereka dalam menjaga kebersihan dan kesehatannya. Apabila orang itu sering menjaga kebersihan dan kesehatan, sudah pasti iman orang tersebut terjaga dengan baik.

Namun, ada pula orang yang tidak bisa menjaga diri dari kebersihan dan kesehatan. Sehingga iman dalam kesehariannya tidak tampak dan tertutup oleh kotornya diri. Hal itu mungkin dikarenakan sedari kecil belum diajarkan atau kurang mendapat bimbingan baik dalam menjaga kebersihan.

Entah kebersihan pakaian, tempat bahkan makanan yang dimakan sehari-hari. Berikut ini adalah kriteria tentang makanan dan minuman yang halal dan bergizi.

Ada 3 kriteria makanan dan minuman itu di katakan halal:

  1. Halal dari segi wujudnya/dzatnya makanan.
  2. Halal dari segi cara mendapatkannya.
  3. Halal dalam proses pengolahannya.

Dalam qur’an surat an-nahl di jelaskan; yang artinya, “ maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah di berikan Allah ke padamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah ke padanya.”

Bagi seorang muslim, makanan yang di makan  harus memenuhi 2 syarat yaitu;

  • Halal, artinya di bolehkan berdasarkan ketentuan syariat Islam.
  • Tayyib, artinya baik

Adapun manfaat mengonsumsi makanan dan minuman yang halal

  1. Mudah bangkit guna melakukan ketaatan dan ibadah. Abdullah bin Husein bin thahir pernah mengatakan, “memakan makanan yang halal adalah sumber kebaikan yang besar.
  2. Doa orang yang mengonsumsi makanan yang halal mudah di kabulkan oleh Allah.
  3. Hati menjadi terang dan penuh hikmah.

Selain kebersihan makanan, penting kita perhatikan pula kebersihan badan dan pakaian. Sebab saat ini, tengah terjadi maraknya pandemi yang melanda negara Indonesia. Protokol kesehatan telah ditetapkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus. Seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan sebelum ataupun sesudah bepergian. Alangkah baiknya pula, jika pakaian yang dikenakan langsung dicuci kemudian berganti pakaian yang baru atau bersih setelah selesai beraktivitas di luar rumah.

Dalam islam sendiri dikatakan bahwa menjaga kebersihan itu sebagian dari iman. Jika kita mau menjaga kebersihan, tidak hanya kesehatan saja yang terjaga. Namun iman kita pun akan tetap terus terjaga hingga akhir hayat.***

( Sirojul )