Sahur bersama Keluarga dihari Pertama Bulan Ramadhan

     Saat ini Zukhruf tengah duduk di salah satu kursi taman yang berada di samping rumahnya, “kamu kenapa? “ Tanya ibunya saat melihat anaknya yang sedang melamun, “tidak apa-apa buk, aku Cuma berpikir apakah ayah akan pulang saat Ramadhan tiba,? “ Tanya anaknya yang membuat ibu menggeleng menandakan ia tidak mengetahuinya.

   “Sudah ya, jangan dipikir terus mungkin ayah lagi sibuk dengan kerjanya,? Ucap ibunya yang diangguki oleh Zukhruf. Setelah itu pun Zukhruf langsung saja ke kamarnya dan ia tak mau memikirkan itu lagi, jika dipikirkan mungkin tak akan ada habisnya.

  Saat ini Zukhruf sedang berada di teras rumahnya, kemudian ia melihat sosok yang tak asing baginya, orang itu adalah ayahnya. Dan langsung saja Zukhruf berlari menghampiri ayahnya dan memeluknya dengan erat seakan-akan ia tak mau ayahnya pergi lagi.

  “loh.. Loh.. Anak ayah kenapa begini? Kangen ya sama ayah? Ayah juga kangen kok sama kamu sayang? “ ujar ayah sembari membalas pelukan anaknya dan mencium keningnya. “Ayah.. Jangan tinggalkan Zukhruf sama ibu lagi, aku kangen sama ayah.. “ucap Zukhruf dengan raut sedih yang diangguki oleh ayahnya.

   Kemudian mereka berdua masuk ke dalam rumah dan itu sang ibu pun terkejut, karena suaminya pulang ke Indonesia tanpa memberi kabar kepada keluarganya. Ternyata hal in sudah di rencanakan oleh ayah Zukhruf. Ia ingin memberikan kejutan untuk keluarganya sekaligus agar bisa melaksanakan puasa ramadhan bersama keluarga.

Zukhruf dan keluarganya tengah mempersiapkan diri untuk melakukan puasa Ramadhan yang akan dilaksanakan mulai besok. Zukhruf tengah duduk di kasurnya, ia merasa berterima kasih sekali kepada Allah SWT yang telah mengabulkan salah satu doanya, yaitu ayahnya pulang sebelum Ramadhan tiba.

_____________________^^_____________________

    “Zukhruf.. Bangun, kita sahur dulu ya.. Nanti baru lanjut tidurnya.. “ Ucap ibu Zukhruf yang berusaha membangunkannya dari tidur. “Iya buk, aku sudah bangun kok. “ Jawab Zukhruf sambil menguap. Kemudian ia bangkit dari tempat tidur dan beranjak ke kamar mandi. Sebelum menuju ke ruang makan untuk melakukan sahur, Zukhruf menyempatkan diri untuk melaksanakan salat tahajud.

     Setelah itu ia langsung menuju ke ruang makan.  “Eh, anak ayah sudah datang.“ Goda ayahnya saat Zukhruf baru datang ke meja makan. “ Ih ayah sih baru bangun jadikan aku dulu yang sampai di sini.. “ jawab Zukhruf yang membuat kedua orang tuanya tertawa geli.

    “ Shuttt, sudah jangan pada ribut, sahur dulu baru lanjut bercandanya. “ ucap ibunya yang diangguki oleh mereka berdua dan langsung saja mereka menyantap makanan masing-masing . Melihat hal itu pun sang ibu menggelengkan kepalanya, karena kelakuan anak bapak yang sama.

   Setelah acara sahur keluarga selesai, mereka pun kembali bercanda dengan senangnya, kemudian azan subuh berkumandang, dan hal itu membuat keluarga itu segera bergegas menuju ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah.

   “ayah.. Ibu.. Jangan tinggalin Zukhruf ya, Zukhruf mau kita selalu kompak seperti ini! “ ucap Zukhruf yang diangguki oleh ayah dan ibunya. Dan akhirnya pun mereka selalu bersama walau dalam suka maupun duka. “Ramadhan tahun ini tak akan pernah aku lupakan, banyak kisah yang aku dapatkan dari Ramadhan ini. “ batin Zukhruf sambil memeluk kedua orang tuanya.