Berita  

Majelis Dzikir Murangan Malam Ini, Suasana Khusyuk Terasa

Sabilulhuda, Yogyakarta – Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa di wilayah Murangan Yogyakarta pada selasa malam (31/3/2026), saat masyarakat berkumpul dalam kegiatan Majelis Ta’lim Taman Ilmu dan Dzikir Sabilulhuda. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menjadi salah satu upaya bersama untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus membangun kebiasaan ibadah yang istiqomah di tengah masyarakat.

Majelis ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, perangkat desa, hingga masyarakat umum. Kehadiran jamaah yang cukup banyak menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan spiritual.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Kyai Sigit Hidayat Nuri, yang sekaligus menyampaikan tausiyah utama. Dalam ceramahnya, Kyai Sigit menekankan pentingnya menjaga istiqomah dalam ibadah, khususnya dalam berdzikir dan membaca Al-Qur’an setelah sholat. Menurutnya, amalan sederhana yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak besar dalam kehidupan seseorang.

“Yang terpenting bukan banyaknya amalan, tetapi bagaimana kita bisa istiqomah. Sedikit tapi terus dilakukan, itu lebih dicintai oleh Allah,” ujar Kyai Sigit di hadapan jamaah.

Baca Juga: Bacaan Zdikir Dan Do’a Setelah Shalat

Ia juga menjelaskan bahwa dzikir dan wirid yang rutin diamalkan dapat menjadi penjaga hati agar tetap hidup dan tenang. Selain itu, amalan tersebut diyakini mampu mendatangkan keberkahan, melapangkan rezeki, serta menjauhkan seseorang dari kondisi buruk, termasuk kematian yang tidak diharapkan.

Dalam penjelasannya, Kyai Sigit turut mengangkat kisah para ulama terdahulu yang menjaga amalan dzikir secara konsisten. Ia mencontohkan bagaimana membaca ayat-ayat tertentu setelah sholat dapat menjadi sebab datangnya perlindungan dan kasih sayang Allah SWT.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan latfiyah atau pembacaan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 148 sampai 152 yang dipimpin oleh Bapak Edi. Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut menambah suasana khusyuk dan memberikan ketenangan bagi seluruh jamaah yang hadir.

Baca Juga: Makna Mendalam Dibalik Surah Al-Waqiah

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan hadits oleh Ustadz Taufiq Nurhayadi. Dalam sesi ini, jamaah diajak untuk kembali memahami ajaran Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup sehari-hari. Hadits yang disampaikan menekankan pentingnya niat, keikhlasan, serta konsistensi dalam menjalankan ibadah.

Memasuki acara berikutnya, jamaah bersama-sama mengikuti wirid hidayah yang kembali dipimpin oleh Bapak Edi. Dzikir yang dilantunkan secara berjamaah menciptakan suasana yang penuh kekuatan spiritual. Banyak jamaah tampak larut dalam kekhusyukan, menundukkan kepala dan memanjatkan doa dengan penuh harap.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Parno. Dalam doa tersebut, dipanjatkan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keberkahan hidup, serta kekuatan untuk terus istiqomah dalam beribadah.

Kegiatan Majelis Taman Ilmu dan Dzikir Sabilulhuda ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi ruang pembinaan spiritual bagi masyarakat. Melalui majelis seperti ini, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga. Interaksi yang terjalin dalam suasana religius mampu menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial yang lebih kuat.

Ke depan, majelis ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah belajar dan berdzikir bersama. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terlibat dan merasakan manfaatnya secara langsung.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Majelis Taman Ilmu dan Dzikir Sabilulhuda Murangan diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pembinaan umat yang konsisten dalam menyebarkan nilai kebaikan, ketenangan, dan kedekatan kepada Allah SWT.

Selengkapnya Zdikir Live: https://www.facebook.com/share/v/1GLShvBPGZ/