Sabilulhuda, Yogyakarta – Masuk angin adalah keluhan yang hampir setiap orang Indonesia pernah alami. Perut terasa kembung, badan meriang, kepala berat, hingga tenggorokan tidak nyaman sering kali datang tiba-tiba, terutama saat cuaca tidak menentu atau tubuh kelelahan.
Meski terdengar sepele, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera ditangani.
Di tengah maraknya obat modern, rebusan kencur justru kembali menjadi pilihan banyak orang sebagai solusi herbal lawan masuk angin. Ramuan sederhana ini dikenal hangat, mudah dibuat, dan telah digunakan turun-temurun oleh masyarakat Nusantara.
Menariknya, popularitas rebusan kencur kini kembali meningkat seiring tren gaya hidup alami dan pencarian obat masuk angin alami yang lebih aman bagi lambung.
Lalu, apa sebenarnya manfaat rebusan kencur? Mengapa herbal ini dianggap efektif untuk masuk angin? Berikut ulasan lengkapnya.
- Baca Juga: Manfaat Kencur untuk Kesehatan: Khasiat Alami yang Jarang Disadari
- Baca Juga: Jarang Disadari, Kandungan Kencur Ini Bantu Jaga Tekanan Darah
Mengenal Rebusan Kencur sebagai Herbal Tradisional
Kencur ( Kaempferia galanga ) merupakan tanaman rimpang dari keluarga jahe-jahean yang telah lama menjadi bagian penting pengobatan tradisional Indonesia. Berbeda dengan jahe atau lengkuas, kencur memiliki aroma khas yang lebih tajam dan rasa sedikit pedas, tetapi memberikan sensasi hangat yang menenangkan tubuh.
Dalam bentuk rebusan, kencur dipercaya mampu membantu tubuh melawan gejala masuk angin secara alami. Tidak heran jika minuman ini kerap dikonsumsi saat badan terasa tidak enak, kehujanan, atau setelah kelelahan.
Menurut catatan pengobatan tradisional, rebusan kencur dikenal memiliki efek:
- Menghangatkan tubuh
- Melancarkan pencernaan
- Mengurangi rasa mual dan kembung
- Membantu meredakan pegal dan nyeri
Baca Juga: Manfaat Kencur Untuk Pencernaan, Bantu Redakan Kembung
Mengapa Rebusan Kencur Efektif Lawan Masuk Angin?
Efektivitas rebusan kencur tidak terlepas dari kandungan senyawa aktif di dalamnya. Kencur mengandung minyak atsiri, flavonoid, serta senyawa fenolik yang bekerja secara sinergis di dalam tubuh.
Berikut ringkasan kandungan utama kencur dan perannya:
| Kandungan Aktif | Manfaat bagi Tubuh |
| Minyak atsiri | Menghangatkan tubuh, antimikroba |
| Etil p-metoksisinamat | Antiinflamasi, pereda nyeri |
| Flavonoid | Antioksidan, dukung imunitas |
| Saponin | Membantu daya tahan tubuh |
| Kalium | Menjaga keseimbangan cairan |
Kombinasi inilah yang membuat rebusan kencur untuk masuk angin bekerja secara alami, membantu tubuh kembali seimbang tanpa efek yang memberatkan.
Baca Juga: Kencur untuk Batuk, Seberapa Efektif? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Manfaat Rebusan Kencur untuk Mengatasi Masuk Angin
1. Mengurangi Perut Kembung dan Mual
Masuk angin sering ditandai dengan penumpukan gas di saluran cerna. Kencur memiliki sifat karminatif yang membantu mengeluarkan gas berlebih dari lambung dan usus, sehingga perut terasa lebih lega.
Dilansir dari Journal of Ethnopharmacology, ekstrak kencur menunjukkan aktivitas antibakteri yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroba di sistem pencernaan.
2. Memberikan Efek Hangat dan Nyaman
Salah satu alasan banyak orang memilih rebusan kencur adalah efek hangatnya yang cepat terasa. Minuman ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga tubuh terasa lebih rileks dan tidak menggigil.
Efek ini sangat bermanfaat saat masuk angin disertai rasa dingin, meriang, atau badan pegal.
Baca Juga: Manfaat Kencur untuk Imunitas Tubuh, Ini Penjelasan Ahli
3. Membantu Meredakan Pegal dan Lelah
Masuk angin kerap disertai rasa pegal di otot dan persendian. Senyawa antiinflamasi dalam kencur dapat membantu meredakan nyeri ringan dan memberikan rasa nyaman setelah diminum.
Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, beberapa herbal tradisional seperti kencur memiliki efek yang menghangatkan dan menenangkan otot.
4. Mendukung Daya Tahan Tubuh
Rebusan kencur juga mengandung antioksidan alami yang membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif. Inilah mengapa banyak orang mengonsumsinya saat tubuh terasa lelah atau daya tahan menurun.
Baca Juga: Minum Kencur Usai Lari, Ini Manfaatnya bagi Stamina Tubuh
Cara Membuat Rebusan Kencur yang Benar
Agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, rebusan kencur sebaiknya diolah dengan cara yang sesuai. Berikut cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Bahan:
- 2–3 ruas kencur segar
- 300 ml air
- Gula aren secukupnya (opsional)
Cara membuat:
- Cuci bersih kencur, lalu memarkan.
- Rebus kencur bersama air hingga mendidih selama 10–15 menit.
- Saring air rebusan, lalu tambahkan gula aren sesuai selera bila diinginkan.
- Sajikan dan minum selagi hangat.
Minuman ini dapat dikonsumsi satu kali sehari saat tubuh terasa kurang nyaman atau mulai muncul gejala masuk angin.
Baca Juga: Beda Jahe, Kunyit, dan Kencur: Jangan Salah Pilih untuk Tubuh
Dosis Aman dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski tergolong aman, rebusan kencur tetap memiliki batas konsumsi.
Dosis yang dianjurkan:
- Dewasa: 3–5 gram kencur segar per hari
- Tidak dianjurkan diminum berlebihan setiap hari dalam jangka panjang
Bagi Anda yang memiliki kondisi medis khusus, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum mengkonsumsi rebusan kencur secara rutin.













