Sabilulhuda, Yogyakarta – Dalam dunia budidaya anggur terutama untuk pemula, satu hal yang paling sering menjadi pertanyaan adalah: “Bagian mana yang nantinya harus kita potong? Bagian mana yang menghasilkan buah? Dan bagaimana membedakan antara tunas, cabang, atau sulurnya?”
Padahal, dengan memahami bagian-bagian tanaman anggur adalah dasar yang penting sebelum seseorang itu mulai merawat dan membuahkan tanaman ini. Kalau dasar ini sudah kita kuasai, maka proses selanjutnya akan terasa lebih mudah dan menyenangkan.
Berikut bagian bagian penting pada pohon anggur beserta fungsinya, serta cara melakukan pemangkasan, perawatan, dan pembungaan yang sesuai.
Batang Utama Sebagai pondasi Utama Pertumbuhan Tanaman Anggur
Batang utama adalah struktur yang paling penting dalam budidaya anggur untuk pemula. Anggur merupakan jenis tanaman perdu yang merambat, sehingga batangnya tidak akan tumbuh sebesar pohon mangga atau durian. Meskipun begitu, batang anggur tetap bisa berkayu dan menjadi kuat dengan seiring bertambahnya usia.
Pada beberapa varietas, ada yang menggunakan batang bawah (rootstock) dan ada yang tidak. Jika menggunakan rootstock, biasanya akan terlihat sambungan pada batang. Pada fase awal pertumbuhan, batang berwarna hijau, lalu perlahan berubah menjadi coklat berkayu saat sudah tua.
Keunggulan batang anggur adalah sifatnya yang lentur, terutama pada usia muda. Inilah sebabnya tanaman anggur bisa kita bentuk menjadi tanaman hias pot (tabulampot), kita jalarkan ke para-para, atau kita arahkan ke bentuk tertentu untuk memperindah taman.
Batang anggur juga memiliki ruas-ruas dan mata tunas, dan inilah bagian penting yang menentukan apakah tanaman tersebut dapat menghasilkan cabang baru atau menghasilkan buah.
Baca Juga:
Daun Anggur Sebagai Penanda Kesehatan Tanaman
Kalau ingin mengetahui ciri-ciri pohon anggur itu sehat, lihatlah daunnya. Daun anggur adalah daun tunggal dengan posisi selang-seling. Bentuknya bulat melebar, berlekuk pada bagian bawah, dan meruncing pada bagian ujung. Setiap varietas bisa memiliki karakter daun yang berbeda beda. Ada yang tipis, tebal, bahkan ada yang memiliki bulu halus di bagian bawah.
Daun yang sehat biasanya berwarna hijau merata, segar, dan pucuknya berkembang dengan baik. Jika warna daun pucat, kerdil, atau terdapat bercak, itu menandakan adanya masalah. Baik karena terserang jamur, kekurangan nutrisi, atau karena kelembaban yang berlebih.
Pada musim hujan yang diselingi dengan panas dari matahari biasanya sering menyebabkan daun anggur mudah terserang jamur. Apalagi Varietas berdaun tipis seperti Angelika biasanya lebih rentan bila di bandingkan dengan varietas berdaun tebal seperti Ninel.
Jika daun telah menua dan mulai melengkung, itu bisa menjadi tanda tanaman memasuki fase siap kita buahkan. Jadi, memahami daun bukan hanya soal keindahan, tapi juga menjadi kunci dalam cara merawat tanaman anggur agar cepat berbuah.
Mata Tunas (Bud) Untuk Bakal Pembuahan
Inilah bagian yang paling penting dan sering di salahpahami terutama bagi pemula. Mata tunas (bud) terletak di ketiak daun, dan ia berfungsi sebagai calon masa depan dari tanaman anggur tersebut.
Setiap bud bisa berubah menjadi:
- tunas baru,
- cabang pembentukan, atau
- cabang pembuahan.
Saat ingin membentuk cabang, bud pada posisi tertentu harus kita pacu agar pecah dan menjadi tunas. Sebaliknya, jika ingin membuahkan, pilihlah bud yang sudah besar, bulat, dan penuh. Karena inilah yang biasanya membawa calon bunga.
Bud yang masih berwarna hijau lebih mudah pecah dibandingkan dengan cabang tua yang sudah coklat. Jika bud itu sulit pecah setelah pemangkasan, biasanya karena cabang terlalu panjang sehingga aliran nutrisi dominan menuju ke pangkal ujung. Solusinya adalah dengan pemangkasan sistem 50:50 setiap 50 cm agar pertumbuhan dapat merata.
Agar mata tunas cepat membesar dan siap berbuah, kita bisa berikan pupuk fosfat dan kalium yang kandungannya tinggi saat cabang mulai mengeras. Jangan lupa juga sinar matahari sangat menentukan keberhasilan dalam pembungaan.
Baca Juga:
Tunas Samping atau Tunas Lateral
Tunas samping sering disebut sebagai tunas air (tunir). Ia tumbuh di pangkal daun, tepat di sisi batang atau mata tunas. Fungsinya juga cukup penting:
- membantu proses fotosintesis,
- membesarkan cabang,
- mempercepat pembesaran buah,
Tunir ini bisa kita jadikan sebagai cabang pembuahan jika pertumbuhannya bagus.
Namun, jika kita biarkan tumbuh terlalu subur, tunas lateral bisa mengalahkan mata tunas utama. Oleh karena itu, pengaturan perlu kita lakukan, jika tunas lateral terlihat sehat dan potensial, biarkan berkembang. Jika tidak, gantilah dengan tunas dari mata tunas utama.
Sulur Sebagai Penopang Tanaman agar Kuat Merambat
Sulur adalah bagian yang paling unik pada pohon anggur. Bentuknya seperti benang panjang yang kadang bercabang, dan tumbuh berseberangan dengan daun. Sulur berfungsi untuk membantu tanaman itu merambat, mencari cahaya, dan menjaga tanaman tetap kokoh.
Yang menarik, pola sulur beda antar jenis:
- Anggur meja: pola 1–1–0
- Anggur wine/labruska: pola 1–1–1 (setiap daun biasanya ada sulurnya)
Sulur juga memiliki sensor yang alami. Jika menyentuh benda, ia akan melilit dan menguras energi tanaman tersebut. Karena itu, pada budidaya yang terarah, sulur sering kali dipotong agar nutrisi tidak terbuang sia-sia dan pertumbuhan cabang lebih cepat.
Kadang sulur bisa berubah menjadi bunga, tetapi sering kali gagal dan biasanya disebut sebagai bunga PHP, atau muncul saat tanaman masuk fase peralihan dari vegetatif ke generatif.
Kuasai Struktur Tanaman, Maka Perawatan Akan Lebih Mudah
Dengan memahami bagian-bagian tanaman anggur tersebut, sehingga dalam proses pemangkasan, pembentukan cabang, hingga pembungaan akan terasa jauh lebih mudah. Mulai dari batang utama, daun, mata tunas, tunas lateral, hingga sulur, semuanya memiliki peran penting dalam perkembangan tanaman anggur tersebut.
Kalau dasar ini sudah kita kuasai, teman-teman tidak akan bingung lagi saat melakukan cara merawat tanaman anggur maupun saat ingin membuahkannya. Dan yang paling penting: selalu perhatikankesehatan terutama pada daun, pertumbuhan tunas, serta keseimbangan nutrisi agar tanaman anggur selalu berada dalam kondisi yang terbaik.
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur















