Sabilulhuda, Yogyakarta: Doa Sebelum Dan Sesudah Membaca Al-Qur’an – Setiap kali ketika kita membuka lembaran Al-Qur’an, sejatinya kita sedang berbicara langsung dengan Allah. Di setiap hurufnya, juga tersimpan petunjuk, ketenangan, dan jawaban atas kegelisahan dari hati kita ini.
Karena itu, membaca Al-Qur’an bukan hanya sebatas aktivitas ibadah saja, tapi juga sebagai bentuk dialog antara seorang hamba dengan Tuhannya.
Namun, agar bacaan itu Al-Qur’an itu tidak hanya berhenti di bibir saja. Tapi juga bisa menyentuh hati dan mengubah perilaku, maka kita dianjurkan untuk memulainya dengan doa sebelum membaca Al-Qur’an.
Kemudian kita menutupnya dengan doa sesudah membaca Al-Qur’an. Sebab doa inilah yang menjadi jembatan antara hati yang haus akan petunjuk dengan cahaya wahyu yang memberi rasa ketenangan.
Doa Sebelum Membaca Al-Qur’an
Setiap huruf pada Al-Qur’an dapat membawa keberkahan, tapi tidak semua hati manusia itu siap menerima cahaya tersebut . Karena itulah, sebelum membaca, kita memohon supaya Allah membukakan pintu hikmah dan melapangkan dada kita.
Baca Juga:

Doa Mohon Kecerdasan Dan Pemahaman Dalam Menuntut Ilmu https://sabilulhuda.org/doa-mohon-kecerdasan-dan-pemahaman-dalam-menuntut-ilmu/
اللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَيَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَيَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِي مَا نَسِيتُ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
Artinya: “Ya Allah, bukakanlah untukku hikmah-Mu, limpahkanlah rahmat-Mu, dan ingatkanlah aku pada apa yang aku lupa, wahai Dzat yang Maha Agung lagi Maha Mulia.”
Lewat doa ini, kita memohon agar saat membaca Al-Qur’an, hati tidak hanya melafalkan ayat, tapi juga mampu memahami dan merasakan maknanya. Bacaan yang disertai doa seperti ini akan membawa keberkahan, memperhalus akhlak, dan menumbuhkan ketenangan jiwa.
Doa Sesudah Membaca Al-Qur’an
Setelah membaca Al-Qur’an, kita jangan langsung menutup mushaf begitu saja. Berhentilah sejenak kemudian kita berdoa agar bacaan tadi tadi kit abaca dapat membawa manfaat.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Artinya : “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya.
Ajarilah aku atas apa yang belum tahu darinya. Berikanlah aku kemampuan membacanya sepanjang malam dan ujung siang. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai tuhan semesta alam.”
Doa ini mengajarkan agar bacaan kita tidak hilang begitu saja, melainkan menjadi cahaya yang dapat menuntun langkah kita dan juga sebagai pembela nanti di akhirat kelak.

Doa Mohon Pertolongan: Penenang Hati & Penguat Iman di Saat Kesulitan Hidup https://sabilulhuda.org/doa-mohon-pertolongan-penenang-hati-penguat-iman-di-saat-kesulitan-hidup/
Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Cahaya Kehidupan
Membaca Al-Qur’an bukan hanya suatu kewajiban, tapi juga bentuk cinta. Cinta yang tumbuh dari kerinduan untuk selalu dekat dengan Allah. Maka saat kita berdoa sebelum membaca, kita sebetulnya sedang mengetuk pintu rahmat-Nya. Dan ketika kita berdoa sesudah membacanya, kita memohon agar cahaya itu tetap tinggal di dalam hati kita.
Dan jangan khawatir jika bacaan kita semuai ini belum sempurna. Yang terpenting adalah tentang keikhlasan hati dan keinginan kita untuk terus mendekat. Karena Allah tidak menilai seberapa cepat lidah kita dalam membacanya, tetapi seberapa tulus hati kita dalam mengenal-Nya melalui kalam-Nya.
Baca Juga: Penceramah: Muliakan Rumah Allah dengan Adab













