Cara Membuahkan Anggur Everest Usia 5 Bulan Pertama Kali Dengan Mudah

Buah anggur Everest berwarna merah keunguan dengan ukuran besar dan tampak segar di pohon
Tampilan anggur Everest yang mulai matang dengan warna merah keunguan dan bentuk bulat merata.

Cara Membuahkan Anggur Everest Usia 5 Bulan Pertama Kali Dengan Mudah – Dalam Budidaya anggur kini semakin banyak orang yang menggemari untuk menanamnya. Salah satu varietas yang cukup populer adalah jenis anggur Everest. Varietas ini memang sudah popular karena memiliki pertumbuhan yang cepat dan batangnya juga kokoh.

potensi untuk menghasilkan buah yang lebat juga terbilang sangat menjanjikan jika kita rawat dengan baik. Banyak orang bertanya-tanya, apakah mungkin anggur Everest bisa di buahkan pertama kali pada usia tanam 5 bulan?

Buah anggur Everest berwarna merah keunguan dengan ukuran besar dan tampak segar di pohon
Tampilan anggur Everest yang mulai matang dengan warna merah keunguan dan bentuk bulat merata.

 Jawabannya adalah bisa, tetapi harus dengan teknik yang tepat. Berikut ulasan lengkap tentang cara membuahkan anggur Everest pada usia 5 bulan berdasarkan pengalaman para petani.

1. Kondisi Tanaman Harus Siap

Pada usia 5 bulan, tidak semua tanaman anggur bisa langsung di buahkan. Anggur Everest yang siap kita buahkan itu di tandai dengan batang primer yang sudah cukup besar. Kemudian cabang sekunder lurus dan kuat, serta cabang tersier yang sudah merata.

Selain itu, batang sudah mulai mencoklat meski belum sepenuhnya tua. Kondisi inilah yang menunjukkan bahwa tanaman tersebut sudah cukup matang untuk kita buahkan.

2. Pemilihan Sistem Pruning

Dalam metode membuahkan anggur, teknik pemangkasan atau pruning memang sangat penting. Ada dua metode yang umum digunakan, yaitu sistem potes pucuk dan semi potes pucuk.

  • Potes pucuk: membuahkan anggur pada batang muda yang masih segar, biasanya di ujung tersier.
  • Semi potes pucuk: membuahkan pada batang muda yang sudah agak tua, biasanya setelah dilakukan axel break.

Pada anggur Everest umur 5 bulan, metode semi potes pucuk lebih di rekomendasikan karena lebih stabil dan potensi keberhasilannya juga lebih tinggi.

Baca Juga:

3. Peran Pupuk Generatif

Namun sebelum melakukan proses pruning, tanaman perlu kita beri pupuk generative terlebih dahulu untuk merangsang pembentukan bunga. Pupuk yang bisa kami gunakan antara lain MKP, KNO3 putih, dan Karate Boron.

Masing-masing cukup 1 sendok makan untuk 4 liter air, kemudian di berikan seminggu sekali selama tiga kali aplikasi. Dengan perlakuan ini, batang muda hingga tua akan lebih siap untuk di buahkan.

4. Fokus pada Pemilihan Bud (Mata Tunas)

Kesalahan umum bagi para pemula adalah menghitung jumlah bud tertentu saat melakukan pemangkasan. Padahal, cara yang terbaik adalah dengan mencari bud yang besar, bulat, dan sehat. Bud semacam ini berpotensi lebih tinggi untuk menghasilkan cluster bunga.

Jika kita temukan beberapa bud besar berurutan, bisa di pecahkan hingga 3–5 bud untuk meningkatkan peluang keberhasilan. Jarak antar bud juga sebaiknya tidak terlalu panjang agar pertumbuhan lebih seimbang.

5. Teknik Pemangkasan

Setelah menentukan bud yang potensial, selanjutnya potong batang pada posisi yang tepat, buang beberapa daun di dekat bud, dan sisakan cabang belakangnya untuk entres (bibit sambungan). Dengan cara ini, tanaman tetap sehat sekaligus bisa menghasilkan calon buah yang optimal.

Contoh sederhana: jika terdapat empat bud besar di batang, potong batang pada bagian tersebut dan sisakan 2–3 daun. Dengan begitu, energi pada tanaman akan terfokus pada pembentukan bunga.

6. Perawatan Setelah Pruning

Setelah pemangkasan, biarkan daun bagian belakang tetap ada agar tanaman tetap bisa berfotosintesis. Jika bunga sudah muncul dan berkembang, barulah daun belakang bisa kita rapikan.

Langkah ini dapat membantu menjaga keseimbangan antara pembentukan buah dan kesehatan tanaman.

Bagi pemula, metode ini sangat kami rekomendasikan karena lebih mudah di praktikkan dan hasilnya lebih terjamin. Dengan perawatan yang konsisten, anggur Everest bisa mulai menghasilkan buah sejak usia muda dan memberikan kepuasan tersendiri bagi para pecinta tanaman anggur.

Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang