Anggur Basanti: Varietas Genjah & Buah Besar Cocok Untuk Budidaya – Budidaya tanaman anggur kini sudah semakin di gemari oleh banyak orang, termasuk kita juga. Selain bisa menjadi hobi, budidaya anggur ternyata juga bisa sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Dari berbagai jenis anggur yang ada, salah satu varietas yang sering kami rekomendasikan untuk pemula adalah jenis anggur Basanti.
Kita menyukai varietas ini karena memang terkenal mudah berbuah alias genjah, rasanya manis, dan ukuran buahnya besar. Tidak heran kalau jenis anggur Basanti ini menjadi favorit baik untuk para penghobi maupun yang ingin menekuni usaha di bidang perkebunan anggur.

Ciri Khas Anggur Basanti
Kalau kita lihat lebih dekat, buah Basanti berbentuk bulat besar dengan warna merah terang saat matang. Kadang ada juga buahnya yang bergradasi kuning atau kehijauan di ujungnya. Rasa buahnya manis dengan tekstur garing (crunchy), jadi renyah ketika anggurnya digigit.
Biasanya, Basanti dapat matang dengan sempurna di usia sekitar 90 hari setelah pemangkasan. Namun, sejak usia 80 hari pun, buah ini sudah bisa kita cicipi karena rasa manisnya sudah mulai terasa.
Ada Basanti yang berbiji, dan ada juga yang tanpa biji. Perbedaan ini karena efek dari penggunaan hormon giberelin.
Tantangan Yang Kita Hadapi
Meskipun Basanti mudah berbuah, kita tetap perlu memberikan perawatan secara ekstra. Salah satu masalah utama dari anggur basanti ini adalah serangan jamur. Daun dan batang anggur sangat rentan jika tidak terlindungi.
Oleh karena itu, kita sangat menyarankan sekali penggunaan greenhouse supaya tanaman lebih aman dari hujan dan cuaca yang lembap.
Baca Juga:

Cara Membuat Tanaman Anggur Cepat Berbuah Dalam Waktu 7 Bulan https://sabilulhuda.org/cara-membuat-tanaman-anggur-cepat-berbuah-dalam-waktu-7-bulan/
Selain jamur, kita juga sering menghadapi masalah buahnya banyak yang pecah. Hal ini biasanya terjadi ketika cuaca berubah secara ekstrem, misalnya siang hari panas terik lalu sorenya tiba tiba turun hujan deras.
Perubahan suhu yang mendadak dapat membuat kulit buah cepat pecah. Kalau sudah begitu, kita harus segera memangkas buah yang pecah tersebut agar tidak menjadi sumber jamur.
Cara Kita Merawat Basanti
Dalam merawat anggur Basanti ini, kita perlu membuang bunga berlebih, tunas air, dan buah yang pecah. Dengan begitu, nutrisi yang di serap oleh tanaman bisa lebih fokus pada pembesaran buah yang sehat.
Batang tersier yang terlalu panjang juga sebaiknya di pangkas. Selain untuk mengurangi penyebaran jamur, pemangkasan ini membuat energi tanaman tetap terfokus pada buah.
Meskipun terkadang terasa sayang membuang bunga atau buah yang masih muda. Tetapi dengan cara ini terbukti membuat hasil panen lebih maksimal.
Potensi Basanti di Indonesia
Dari pengalaman kita, jenis anggur basanti punya prospek yang sangat bagus. Rasa manisnya disukai, ukuran buahnya besar, dan sifatnya yang genjah membuat banyak orang tertarik untuk menanamnya.
Tidak sedikit kebun anggur yang sudah membibitkan Basanti untuk dijual, dan peminatnya pun cukup banyak.
Kalau kalian bagi para pemula yang ingin mencoba menanam anggur, kami sarankan dengan jenis anggur basanti dahulu. Selain karena relatif mudah di rawat, varietas ini juga mempunyai nilai jual yang tinggi di pasaran.
Baca Juga Artikel Berikut: Info Teknologi: Kenali Penyakit Utama pada Anggur












