Cerita Part 4: Kisah Kancil yang cerdik Dan Ular Besar

Ilustrasi dongeng anak bergaya kartun 3D ceria menampilkan Kancil kecil yang cerdik bersama ular besar yang terikat di pohon dengan kalung bunga warna-warni.
Kancil si cerdik berhasil menipu ular besar dengan mengikat tubuhnya ke pohon sambil memberinya kalung bunga, membuat ular tak bisa bergerak.

Kisah Kancil yang cerdik Dan Ular Besar – Dongeng anak tentang kancil memang selalu menjadi cerita favorit terutama bagi anak-anak. Kali ini, mari kita simak kisah Kancil dan Ular Besar yang penuh dengan kecerdikan dan pesan moral.

Cerita ini bisa menjadi pengantar tidur yang menyenangkan sekaligus dapat memberikan pelajaran yang penting tentang kecerdasan dan juga keberanian.

Ilustrasi dongeng anak bergaya kartun 3D ceria menampilkan Kancil kecil yang cerdik bersama ular besar yang terikat di pohon dengan kalung bunga warna-warni.
Kancil si cerdik berhasil menipu ular besar dengan mengikat tubuhnya ke pohon sambil memberinya kalung bunga, membuat ular tak bisa bergerak.

Pertemuan Kancil Dengan Ular

Di sebuah hutan yang hijau dan rimbun, Kancil sedang mencari hadiah untuk temannya, Vivi, yang akan merayakan ulang tahun. Ia menemukan bunga putih yang sangat indah. Dengan senang hati, Kancil ingin memetik bunga itu sebagai kado spesial.

Namun, belum sempat bunga itu dipetik, tiba-tiba muncul seekor ular yang besar. Ular itu sudah lama tidak makan sehingga dia sangat lapar. Ia kemudian melihat Kancil sebagai mangsa yang empuk.

“Wah, akhirnya aku menemukan makan malamku!” kata ular dengan tatapan tajam.

Kancil tentu saja kaget dan takut. Tetapi ia tidak mau menyerah begitu saja. Dalam pikirannya, Kancil mulai mencari akal untuk bisa lolos dari bahaya tersebut.

Akal Cerdik Kancil

“Apakah kau benar-benar ingin memakanku begitu saja?” tanya Kancil sambil berpura-pura tenang.
“Tentu saja. Aku sangat lapar,” jawab ular.

Kancil lalu berkata, “Tapi bukankah lebih baik jika kau makan dengan anggun? Aku bisa membuatkan kalung bunga yang indah untukmu. Dengan begitu, kau akan tampak gagah dan anggun sebelum memakanku.”

Baca Juga:

Ilustrasi kancil menyeberangi sungai dengan melompati punggung buaya untuk mencapai pohon buah di seberang.

Cerita Part 3: Kisah Buaya Dan Kancil Yang Cerdik https://sabilulhuda.org/cerita-part-3-kisah-buaya-dan-kancil-yang-cerdik/

Mendengar perkataan kancil itu, ular menjadi merasa tertarik. Ia pun kemudian setuju ketika Kancil mulai merangkai bunga menjadi kalung. Untuk menyelesaikannya, Kancil meminta sulur dari ular. Dengan sedikit enggan, ular memberikan sulur tersebut.

Setelah kalung selesai, Kancil meminta ular melingkarkan tubuhnya pada sebuah pohon. “Aku hanya ingin memastikan apakah tubuhmu cukup panjang agar bisa menelanku dengan aman,” kata Kancil dengan licik.

Ular pun mencoba melingkari pohon, namun ternyata ekornya tidak sampai ke kepalanya. Kancil pura-pura menolong dengan mengikatkan ujung tubuh ular menggunakan sisa kalung bunga.

Kancil Berhasil Lolos

“Wah, sekarang kau berhasil melingkari pohon!” kata Kancil sambil tersenyum nakal.

Ular yang terikat pun tidak bisa bergerak. “Sekarang lepaskan aku, Kancil. Aku ingin memakanmu!” teriak ular dengan marah.

Namun Kancil dengan cepat menjawab, “Hahaha, siapa bilang aku akan melepaskanmu? Aku hanya ingin menolongmu memakai kalung barumu. Nikmatilah kalung itu, Ular, kau tampak sangat anggun!”

Kancil pun berlari meninggalkan ular yang kesal karena ditipu. Ia berhasil selamat berkat kecerdikan dan keberaniannya.

Pesan Moral Dari Dongeng Kancil Dan Ular

Cerita Kancil dan Ular Besar ini mengajarkan bahwa dengan kecerdikan sering kali lebih kuat daripada kekuatan fisik. Dengan berpikir tenang dan cerdas, kita bisa menemukan jalan keluar dari masalah.

Selain itu, dongeng ini juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak mudah putus asa ketika menghadapi kesulitan. Selalu ada cara untuk bertahan jika kita mau berpikir kreatif.

Baca JugaBuku Dongeng Gratis Tersedia di Situs Kemdikbud