Langsung ke konten
Breaking News
Majelis Dzikir Murangan Malam Ini, Suasana Khusyuk Terasa Subuh Masih Boleh Makan? Ini Fakta Imsak yang Sering Salah Doa Berbuka Puasa Dibaca Sebelum atau Sesudah Buka? Misteri Keris Mpu Gandring, Fakta Sejarah atau Sekedar Mitos? 9 Pamor Keris Populer, Makna, Tuah, dan Filosofinya
Sabilulhuda
Sabilulhuda.org
Sabilulhuda
  • Home
  • Berita
  • Cerita
  • Dunia Anak
    • dongeng anak pengantar tidur
  • Budaya
    • Khasanah
    • Sejarah
    • adat
    • sastra
    • kesenian
  • Parenting
  • Olahraga
  • Kisah Sahabat
  • Renungan Ki Pekhatik
  • Teknologi & Otomotif
  • Agrobiz
  • UMKM
  • Opini
  • Bambang Oeban
  • Pariwisata
  • Doa dan Dakwah
    • Doa-Doa
    • Tausiah
  • Lifestyle
  • Resep Masakan Nusantara
  • Rempah Nusantara
  • Harga Sembako
  • Hiburan
  • kisah nyata
  • kajian kitab ki pekathik
  • Tokoh dunia
  • ekonomi & filantropi
Beranda Tokoh dunia Kisah Nyimas Utari: Prajurit Mataram Yang Memenggal Gubernur VOC JP Coen
Tokoh dunia  

Kisah Nyimas Utari: Prajurit Mataram Yang Memenggal Gubernur VOC JP Coen

Yasin Amali
9 September 20258 September 2025
Ilustrasi Nyimas Utari, prajurit wanita Kerajaan Mataram yang terkenal berani melawan VOC pada abad ke-17.
Ilustrasi tokoh Nyimas Utari, telik sandi Mataram yang dikenal dalam sejarah karena keberaniannya melawan Gubernur VOC Jan Pieterszoon Coen.
ShareTweet

Kisah Nyimas Utari: Prajurit Mataram Yang Memenggal Gubernur VOC JP Coen – Sejarah Nusantara menyimpan banyak kisah heroik, salah satunya datang dari sosok perempuan pemberani bernama Nyimas Utari atau Raden Ayu Utari Sandi Jaya Ningsih.

Ia dikenal sebagai telik sandi (mata-mata) Kerajaan Mataram yang berhasil menorehkan sejarah besar dengan membunuh sekaligus memenggal kepala Gubernur Jenderal VOC, Jan Pieterszoon Coen, pada tahun 1629.

Meski kisah ini kerap di perdebatkan para sejarawan, banyak catatan lokal dan tradisi lisan Jawa yang menegaskan peran Nyimas Utari dalam misi berbahaya tersebut.

Ilustrasi Nyimas Utari, prajurit wanita Kerajaan Mataram yang terkenal berani melawan VOC pada abad ke-17.
Ilustrasi tokoh Nyimas Utari, telik sandi Mataram yang dikenal dalam sejarah karena keberaniannya melawan Gubernur VOC Jan Pieterszoon Coen.

Latar Belakang Perlawanan Mataram

Pada awal abad ke-17, VOC semakin memperluas kekuasaannya di wilayah Nusantara, terutama di Batavia (Jakarta sekarang). Hal ini menimbulkan perlawanan dari Kerajaan Mataram Islam di bawah pimpinan Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Setelah penyerangan pertama ke Batavia pada tahun 1628 gagal, Sultan Agung kembali mengirim pasukannya pada tahun 1629.

Dalam serangan kedua inilah, Sultan Agung memerintahkan Nyimas Utari (keponakannya sendiri) untuk menjalankan misi khusus: membunuh Gubernur VOC, Jan Pieterszoon Coen.

Nyimas Utari Menyamar Sebagai Penyanyi

Sebagai seorang telik sandi, Nyimas Utari memang terlatih dalam melakukan penyamaran. Kali ini, ia menyamar sebagai penyanyi sinden di benteng tempat para perwira VOC sering berkumpul.

Masuknya Nyimas Utari ke lingkaran perwira Belanda bukanlah hal yang mudah. Ia mendapatkan akses berkat bantuan Wong Agung Aceh, asisten pribadi Coen yang diam-diam bersimpati pada perjuangan Mataram.

Di Batavia, Utari juga bertemu jaringan mata-mata dari Samudra Pasai. Ia kemudian menikah dengan salah satu agen intelijen bernama Mahmudin (ada versi lain menyebut namanya Syekh Auliamudin). Pernikahan ini bukan hanya ikatan cinta, melainkan juga strategi memperkuat misi rahasia.

Baca Juga:

Sisingamangaraja XII Raja Batak Terakhir Yang Melawan Belanda

Sisingamangaraja XII: Raja Batak Terakhir Yang Melawan Belanda https://sabilulhuda.org/sisingamangaraja-xii-raja-batak-terakhir-yang-melawan-belanda/

Strategi Mendekati JP Coen

Untuk mendekati target, Utari dan Mahmudin memainkan peran ganda. Utari menjadi penyanyi di klub eksklusif VOC, sedangkan Mahmudin menyamar sebagai saudagar terhormat.

Kesempatan emas datang ketika suasana Batavia sedang kacau akibat serangan Mataram pada tahun 1629. Nyimas Utari terlebih dahulu meracuni istri Coen, Eva Ment, dan anak-anaknya. Kejadian ini membuat Coen terpukul secara emosional dan lebih mudah lengah.

Kematian Jan Pieterszoon Coen

Empat hari setelah tragedi keluarganya, pada 20 September 1629, Nyimas Utari berhasil mencampurkan racun arsenik ke dalam minuman Coen saat sebuah pertemuan. Racun itu bekerja cepat dan membuat Coen tewas seketika.

Tidak berhenti sampai di situ, Utari lalu memenggal kepala Coen sebagai bukti keberhasilan misi. Kepala tersebut diserahkan kepada Wong Agung Aceh sebelum dibawa pulang ke Mataram.

Pelarian Tragis Dan Gugurnya Nyimas Utari

Sayangnya, perjalanan keluar dari Batavia tidak berjalan mulus. Dalam kondisi kota siaga tinggi, pasukan VOC mengejar mereka.

Nyimas Utari gugur terkena tembakan meriam ketika melarikan diri. Sementara Mahmudin dan Wong Agung Aceh berhasil membawa jenazahnya hingga ke Desa Keramat, Tapos, Bogor, tempat ia dimakamkan.

Sementara itu, kepala Coen dibawa ke Yogyakarta. Sultan Agung bahkan memerintahkan agar kepala tersebut diawetkan dan dikubur di salah satu anak tangga menuju Makam Raja-raja Mataram di Imogiri.

Kontroversi Versi Sejarah

Kematian Coen sendiri hingga kini masih menimbulkan perdebatan. Catatan kolonial Belanda menyebut Coen meninggal karena wabah penyakit. Namun, Babad Jawa dan sumber-sumber lokal menceritakan bahwa ia tewas diracun dan dipenggal oleh Nyimas Utari.

Tidak sedikit sejarawan meyakini versi lokal tersebut ditutup-tutupi oleh VOC untuk menjaga wibawa kolonial. Terlepas dari perdebatan itu, kisah Nyimas Utari tetap hidup sebagai legenda perjuangan perempuan Jawa melawan penjajahan.

Warisan Sejarah Nyimas Utari

Kisah keberanian Nyimas Utari membuktikan bahwa perjuangan melawan kolonialisme bukan hanya dilakukan oleh kaum pria, tetapi juga oleh perempuan. Ia bukan sekadar prajurit, melainkan telik sandi yang cerdas, penuh strategi, dan rela berkorban demi negeri.

Meski sosoknya belum sepopuler pahlawan perempuan lain seperti Cut Nyak Dien atau Martha Christina Tiahahu, nama Nyimas Utari layak diingat sebagai bagian penting sejarah Nusantara.

Kisah Nyimas Utari ini menegaskan betapa kuatnya perlawanan rakyat Nusantara terhadap penjajah. Bahkan melalui cara-cara yang penuh keberanian dan pengorbanan.

Dengan kecerdikan dan keberaniannya, ia berhasil menjatuhkan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah kolonial Belanda di Indonesia.

Warisan semangat juang Nyimas Utari seharusnya terus dikenang, bukan hanya sebagai kisah legenda. Tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai tanah air dan menghargai sejarah bangsanya.

Baca Juga: Pemerintah akan Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Lima Tokoh

Berita Terkait
Ibnu Khaldun Penjelajah Akal Zaman, Cahaya Intelektual dari Abad ke-14
Biografi Abuya KH Toifur Mawardi Purworejo
Perjalanan Panjang Soeharto: Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden
Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia
Hari-Hari Terakhir Pak Harto
Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan
Post Views: 402
ShareTweet
Gubernur VOC JP Coen Kisah prajurit perempuan Nusantara Perang Mataram melawan VOC Sejarah Batavia 1629 Telik sandi Mataram
Komentar

Baca Juga

Thumbnail Ibnu Khaldun dengan ilustrasi wajah dan teks judul bertema sejarah Islam.
Ibnu Khaldun Penjelajah Akal Zaman, Cahaya Intelektual dari Abad ke-14
Potret KH. Toifur Mawardi, ulama kharismatik Purworejo, bersama jamaah santri di pesantren.
Biografi Abuya KH Toifur Mawardi Purworejo
Perjalanan Panjang Soeharto Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden
Perjalanan Panjang Soeharto: Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden
Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia
Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia
Hari-Hari Terakhir Pak Harto
Hari-Hari Terakhir Pak Harto
Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan
Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan

Rekomendasi untuk kamu

Thumbnail Ibnu Khaldun dengan ilustrasi wajah dan teks judul bertema sejarah Islam.
Ibnu Khaldun Penjelajah Akal Zaman, Cahaya Intelektual dari Abad ke-14

Oleh: Ki Pekathik Sabilulhuda, Yogyakarta: Ibnu Khaldun Penjelajah Akal Zaman, Cahaya Intelektual dari Abad ke-14…

Potret KH. Toifur Mawardi, ulama kharismatik Purworejo, bersama jamaah santri di pesantren.
Biografi Abuya KH Toifur Mawardi Purworejo

Biografi Abuya KH Toifur Mawardi Purworejo – Abuya KH. Toifur Mawardi adalah salah satu ulama…

Perjalanan Panjang Soeharto Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden
Perjalanan Panjang Soeharto: Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden

Perjalanan Panjang Soeharto: Dari Supersemar Hingga Lengser Dari Jabatan Presiden – Bulan Mei memiliki catatan…

Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia
Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia

Kisah Inspiratif Sang Teknokrat BJ Habibie Dan Presiden Ke-3 Indonesia – Bacharuddin Jusuf Habibie atau…

Hari-Hari Terakhir Pak Harto
Hari-Hari Terakhir Pak Harto

Hari-Hari Terakhir Pak Harto – Pada Kamis, 21 Mei 1998, dengan suara serak yang gemetar,…

Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan
Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan

Sir Isaac Newton Raksasa Ilmu Pengetahuan – Sir Isaac Newton adalah salah satu tokoh paling…

Popular Post

  • 1
    10 Agustus 20259 Agustus 20252168 Lihat
    Mengenal Aplikasi MOVA! Peluang Atau Jerat Kerugian?
  • 2
    28 Februari 202228 Februari 20221849 Lihat
    Persebaran Madzhab Dalam Dunia Islam
  • 3
    26 Januari 202226 Januari 20221839 Lihat
    Pengertian Musaqah, Muzara’ah, Mukarabah, Mudharabah, dan Syirkah
  • 4
    13 Juli 202512 Juli 20251643 Lihat
    Khadijah binti Khuwailid: Perempuan Pertama Dalam Islam, Istri Tercinta Rasulullah ﷺ
  • 5
    14 Agustus 202514 Agustus 20251610 Lihat
    Filosofi Jawa “Geh Mboten Nopo-Nopo” & Makna Tersirat Di Baliknya
  • 6
    23 Maret 20225 Juni 20251590 Lihat
    Istighfar Seorang Anak Mengejutkan Orang Tuanya di Surga
  • 7
    6 Agustus 20255 Agustus 20251444 Lihat
    Cara Merawat Pohon Anggur Agar Berbuah Lebat
  • 8
    16 Juli 202515 Juli 20251366 Lihat
    Dongeng Danau Toba! Cerita Legenda Dari Sumatra Utara
  • 9
    27 Juli 202526 Juli 20251332 Lihat
    Sisingamangaraja XII: Raja Batak Terakhir Yang Melawan Belanda
  • 10
    21 Mei 202512 Februari 20261319 Lihat
    Mengungkap Sejarah Keris dan Maknanya

Berita Olahraga

Berita berita olah raga yang terbaru
  • Minum Kencur Usai Lari, Ini Manfaatnya bagi Stamina Tubuh
    3 Januari 20263 Januari 2026
    Minum Kencur Usai Lari, Ini Manfaatnya bagi Stamina Tubuh
  • 5 Jenis Olahraga yang Menyehatkan Jantung, Simak Panduannya
    2 Januari 20262 Januari 2026
    5 Jenis Olahraga yang Menyehatkan Jantung, Simak Panduannya
Selengkapnya

Cerpen dan Cerbung

Cerita cerita pendek dan cerita bersambung yang bisa anda baca
  • Qorin Bab 56: Rumah yang Menyimpan Sejarah dan Ketakutan
    26 Desember 202525 Desember 2025
    Qorin Bab 56: Rumah yang Menyimpan Sejarah dan Ketakutan
  • 23 Desember 202522 Desember 2025
    Qorin Bab 55: Cinta, Darah, dan Kegilaan
  • 17 Desember 202516 Desember 2025
    Qorin Bab 54: SERANGAN GHAIB PADA HANAN
Selengkapnya

Dongeng Anak

Dongeng dongeng untuk anak anda
  • Dongeng Anak Tentang Kisah Teladan & Keajaiban Nabi Ishaq AS
    7 Desember 20256 Desember 2025
    Dongeng Anak Tentang Kisah Teladan & Keajaiban Nabi Ishaq AS
  • Dongeng Anak Tentang Kisah Teladan Nabi Ismail AS
    5 Desember 20254 Desember 2025
    Dongeng Anak Tentang Kisah Teladan Nabi Ismail AS
  • Dongeng Anak Tentang Kisah Nabi Luth AS Yang Inspiratif
    2 Desember 20251 Desember 2025
    Dongeng Anak Tentang Kisah Nabi Luth AS Yang Inspiratif
Selengkapnya

Berita Teknologi

Berita teknologi terbaru yang bisa anda dapatkan
  • Daftar Laptop 2–10 Jutaan Terbaik Akhir Tahun 2025
    19 Desember 202518 Desember 2025
    Daftar Laptop 2–10 Jutaan Terbaik Akhir Tahun 2025
  • Laptop Tipis Rasa Tablet, Ini Keunggulan ThinkPad X13 Yoga Gen 2
    17 Desember 202517 Desember 2025
    Laptop Tipis Rasa Tablet, Ini Keunggulan ThinkPad X13 Yoga Gen 2
Selengkapnya
Sabilulhuda
  • Redaksi
  • Contact Us
gembira @2025
  • Home
  • Berita
  • Cerita
  • Dunia Anak
    • dongeng anak pengantar tidur
  • Budaya
    • Khasanah
    • Sejarah
    • adat
    • sastra
    • kesenian
  • Parenting
  • Olahraga
  • Kisah Sahabat
  • Renungan Ki Pekhatik
  • Teknologi & Otomotif
  • Agrobiz
  • UMKM
  • Opini
  • Bambang Oeban
  • Pariwisata
  • Doa dan Dakwah
    • Doa-Doa
    • Tausiah
  • Lifestyle
  • Resep Masakan Nusantara
  • Rempah Nusantara
  • Harga Sembako
  • Hiburan
  • kisah nyata
  • kajian kitab ki pekathik
  • Tokoh dunia
  • ekonomi & filantropi