Rahasia PP/PA Sabilulhuda! Anggur Akademik Berbuah Lebat – Salah satu yang banyak di gemari oleh pecinta tanaman anggur adalah jenis anggur akademik. Anggur ini Dikenal sebagai salah satu varietas anggur yang genjah, memiliki rasa manis, bentuk buah besar, dan dompolan panjang.
Salah satu contoh sukses adalah kebun anggur milik PP/PA Sabilulhuda jogja yang berhasil membuahkan anggur akademik dengan dompolan padat dan panjang.
Berikut panduan lengkap cara membuahkan anggur akademik agar hasilnya optimal.
1. Memilih Bibit Yang Unggul
Bibit anggur yang unggul dalam artian di sini adalah bibit hasil grafting (sambung pucuk) dengan batang bawah yang kuat seperti Red Master, agar pertumbuhan lebih cepat dan tahan penyakit.
Bibit sebaiknya berusia minimal tiga bulan dengan tinggi sekitar 50–60 cm sebelum ditanam di lahan atau pot besar.
2. Persiapan Media Tanam
Tanah sawah atau tanah biasa perlu dimodifikasi agar sesuai untuk anggur. Caranya:
- Buat lubang tanam berbentuk kotak berukuran minimal 70 x 70 cm dengan kedalaman sekitar 70 cm.
- Isi dengan campuran media tanam: tanah, sekam bakar, pupuk kandang, dan pasir.
- Gunakan perbandingan 1:1:1 untuk semua bahan agar nutrisi merata.
Tujuannya adalah mencegah pupuk larut keluar dari media tanam asli dan memberi ruang akar agar berkembang lebih cepat.
Baca Juga:

Panduan Lengkap Pembuahan Anggur Transfiguration Untuk Pemula https://sabilulhuda.org/panduan-lengkap-pembuahan-anggur-transfiguration-untuk-pemula/
3. Perawatan Dari Awal Tanam
Pada usia awal tanam (0–4 bulan), lakukan pemupukan rutin menggunakan NPK lengkap setiap dua minggu sekali. Kemudian pupuk kandang dapat diberikan untuk memperbaiki struktur tanah dan menambah nutrisi.
Di kebun PP/PA Sabilulhuda sendiri untuk pupuk menggunakan 2 jenis yaitu:
- Pupuk kimia: NPK biru 16:16:16
- Pupuk kandang: kohe kambing yang sudah di fermentasi
Jangan lupa penyiraman dilakukan dua hari sekali untuk menjaga kelembaban dan membantu nutrisi larut ke akar.
4. Teknik Pemangkasan Untuk Pembuahan
Setelah tanaman berusia sekitar 4 bulan, ganti pupuk NPK dengan MKP (Monopotassium Phosphate) untuk merangsang pembuahan. Untuk pembuahan maksimal, selain MKP, berikan juga:
- Pupuk kandang: setiap sebulan sekali sejak bakal buah terbentuk.
- Kalsium borat: setiap dua minggu sekali untuk mencegah buah pecah, memperkuat kulit buah, dan meningkatkan kualitas rasa.
Dosis kalsium: ±3 sendok makan per tanaman untuk anggur yang sudah dewasa.
6. Penyiraman Secara Teratur
Meski akar sudah menembus tanah asli, penyiraman rutin tetap penting agar nutrisi terserap secara optimal. Lakukan penyiraman dua hari sekali, terutama saat masa pembesaran buah. Penyiraman ini membantu melarutkan pupuk dan menjaga kelembaban di media tanam.

7. Panen Tepat Pada Waktunya
Anggur akademik biasanya bisa dipanen pada usia 110–120 hari sejak pangkas pembuahan. Pada umur sekitar 80 hari setelah pangkas, buah biasanya sudah mulai besar dan mengkilap, menandakan waktu panen semakin dekat.
Dengan perawatan yang tepat, dompolan anggur bisa panjang, padat, dan beratnya mencapai lebih dari 1 kg per dompol. Di kebun PP/PA Sabilulhuda sendiri menggunakan GA3 supaya dompolan anggur lebih maksimal.
Kunci Sukses Menanam Anggur Akademik Sampai Panen Ala PP/PA Sabilulhuda
- Gunakan bibit hasil grafting dari pohon induk yang sudah terbukti berbuah bagus.
- Modifikasi media tanam untuk menjaga nutrisi tetap di sekitar akar.
- Berikan masa istirahat setelah panen agar tanaman pulih sebelum berbuah lagi.
- Gunakan kalsium secara rutin untuk mencegah buah pecah.
- Panen saat buah sudah matang sempurna agar rasa manis maksimal.
Jadi, supaya anggur akademik berbuah dengan maksimal tentu membutuhkan kombinasi antara bibit yang berkualitas, media tanam yang tepat, pemupukan secara teratur, dan teknik pemangkasan yang benar.
Jika Anda ingin mencoba menanam anggur akademik, pastikan mengikuti langkah-langkah di atas. Selamat mencoba!
Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang













