Cara Mudah Menanam Anggur Bagi Pemula Hingga Berbuah Lebat

Cara Mudah Menanam Anggur Bagi Pemula Hingga Berbuah Lebat
Cara Mudah Menanam Anggur Bagi Pemula Hingga Berbuah Lebat

Cara Mudah Menanam Anggur untuk Pemula Hingga Berbuah Lebat – Salah satu tanaman buah yang banyak di gemari adaah tanaman anggur. Selain karena buahnya yang segar dan kaya manfaat, tanaman anggur juga bisa menjadi hiasan yang indah di halaman rumah.

Namun, banyak pemula masih bingung bagaimana cara menanam anggur hingga bisa berbuah lebat. Nah, kali ini kita akan membahas tutorial menanam anggur dengan cara yang mudah bagi pemula serta langkah-langkah praktis dan sederhana.

Berikut Ini Cara Mudah Menanam Anggur Sampai Berbuah Lebat

1. Pilih Bibit Anggur Berkualitas

Langkah pertama yang paling penting adalah memilih bibit anggur yang berkualitas. Saat membeli bibit, jangan tergiur dengan harga murah. Karena banyak sekali bibit yang terlihat bagus, namun ternyata hasil buahnya kecil dan asam. Karena menggunakan jenis rustok atau batang bawah lokal tanpa sambungan.

Untuk mendapatkan anggur impor yang manis dan sesuai apa yang kita harapan, pilih bibit sambung atau okulasi. Ciri-cirinya, bagian bawah batang adalah anggur lokal yang kuat, sedangkan bagian atasnya adalah jenis impor seperti Jupiter, Gozv, atau Heliodor. Dengan begitu, hasil panen lebih terjamin.

Baca Juga:

2. Menanam Bibit Anggur Di Pot

Setelah mendapatkan bibit, selanjutnya kita tanam di pot yang berukuran minimal berdiameter 25 cm atau dengan volume 10 kg tanah. Gunakan media tanam yang gembur dan subur agar akar cepat berkembang. Selanjutnya pot bisa menggunakan bahan permanen seperti batok atau semen agar lebih kuat.

Letakkan pot di tempat yang mendapat sinar matahari cukup, karena anggur sangat membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesis.

3. Merawat Tanaman Anggur Dengan Benar

Perawatan tanaman anggur ini adalah salah satu kunci agar anggur kita tumbuh dengan sehat dan cepat berbuah. Ada beberapa tips penting:

Buang daun tua karena sudah tidak produktif dalam fotosintesis.

Biarkan daun muda tetap tumbuh, karena inilah yang menghasilkan energi bagi tanaman.

Perhatikan tunas air, yaitu tunas kecil yang tumbuh di ketiak daun. Tunas air ini berguna untuk memperbanyak cabang, sedangkan tunas generatif digunakan untuk pembuahan.

Setelah batang utama cukup tinggi dan mulai berubah warna menjadi cokelat, lakukan pemangkasan. Pemangkasan ini bertujuan merangsang pertumbuhan cabang baru yang lebih subur.

4. Teknik Pemangkasan Untuk Pembuahan

Agar anggur cepat berbuah, lakukan pemangkasan atau potes pucuk setelah daun berjumlah sekitar 20–25 helai. Dengan begitu, pertumbuhan batang berhenti dan nutrisi dialihkan untuk memperbesar batang serta mempersiapkan pembuahan.

Saat memilih tunas untuk dibuahkan, buang tunas air yang menempel agar tidak mengganggu tunas generatif. Ingat, semakin besar tunas generatif, semakin besar pula buah yang dihasilkan.

Cara Mudah Menanam Anggur Bagi Pemula Hingga Berbuah Lebat
Cara Mudah Menanam Anggur Bagi Pemula Hingga Berbuah Lebat

5. Pemupukan Yang Tepat

Salah satu faktor penting dalam keberhasilan menanam anggur adalah masalah pemupukan. Saat tanaman masih dalam masa pertumbuhan, gunakan pupuk NPK, Phonska, atau Gandasil B. Setelah batang menguat, ganti pupuk menjadi MKP, KNO3 putih, dan Boron untuk merangsang pembuahan.

Gunakan pupuk sesuai takaran, misalnya 1 sendok teh MKP + 1 sendok teh KNO3 putih + setengah sendok teh Boron dicampur dengan 10 liter air. Berikan pupuk ini seminggu sekali. Namun, hentikan pemupukan saat tanaman mulai berbunga, agar bunga tidak mudah rontok.

Pemupukan dapat dilanjutkan kembali ketika buah sudah sebesar biji gabah atau jagung kecil.

6. Mengatasi Hama Dan Jamur

Di musim hujan, anggur rentan terkena jamur. Untuk mencegahnya, semprot tanaman menggunakan fungisida seperti amistartop atau antracol seminggu sekali. Kedua jenis fungisida ini aman digunakan dan tidak membuat daun gosong.

7. Perawatan Saat Buah Mulai Matang

Ketika buah sudah mulai berwarna kuning atau merah (tergantung jenisnya), kurangi penyiraman. Hal ini penting agar buah anggur tidak pecah, terutama jika tanaman berada di luar ruangan tanpa greenhouse. Anda bisa menutup pot dengan plastik atau mulsa agar tidak terkena hujan langsung.

8. Perawatan Setelah Panen

Setelah panen, jangan langsung memaksakan tanaman untuk berbuah lagi. Beri jeda sekitar 1 bulan. Taburkan kapur dolomit, asam humat, atau aminosan untuk menetralkan pH tanah dan mengembalikan kesuburan media tanam.

Setelah masa istirahat, barulah lakukan kembali pemupukan pembuahan agar tanaman tetap sehat dan berbuah lebat di musim berikutnya.

Baca Juga: Budidaya Anggur Sistem Lahan Terbatas dI dalam Gang