Tanaman Anggur Tak Berbuah? Ini 7 Kesalahan Fatalnya

buah anggur dipetik terlalu dini karena salah dalam perawatan
Buah anggur rusak akibat hama karena kesalahan pemeliharanya

Terakhir Diupdate: 29 Januari 2026

Sabilulhuda, Yogyakarta – Tanaman anggur memang punya daya tarik tersendiri: buahnya yang manis, warna yang menarik, serta nilai ekonominya yang tinggi. Namun bagi banyak pemula, cara merawat anggur yang benar sering terabaikan. Akibatnya, tanaman tumbuh kurang optimal atau bahkan tidak berbuah sama sekali.

Dilansir dari kumparan.com, banyak pemilik tanaman anggur melakukan perawatan yang kurang tepat mulai dari penyiraman hingga pemupukan.

Nah, berikut ini adalah 7 kesalahan besar yang sering dilakukan para pemelihara anggur, lengkap dengan solusi supaya tanaman anggur Anda sehat, produktif, dan berbuah manis!

Baca Juga: Tips Dasar Merawat Anggur Yang Baru Tanam untuk Pemula

7 Kesalahan Fatal Dalam Merawat Tanaman Anggur

1. Memilih Varietas Yang Tidak Sesuai Iklim

Salah satu kesalahan terbesar bagi pemelihara anggur adalah tidak memilih varietas yang cocok dengan iklim setempat. Pasalnya, tanaman anggur memiliki banyak jenis, dan masing-masing membutuhkan kondisi cuaca berbeda.

Jenis anggur tropis seperti ninel, Jupiter alfonso itu lebih cocok di daerah panas. Jenis anggur subtropis seperti Cabernet Sauvignon memerlukan musim dingin untuk berbuah optimal.

Maka caranya sebelum anda menanan anggur, Pelajari dahulu karakteristik jenis anggur dan pilih yang sesuai dengan kondisi lingkungan Anda.

Menurut para ahli di AmericanGardener.com, anggur tumbuh optimal di tanah yang gembur dengan pH sekitar 5,5–7,0 dan membutuhkan sinar matahari langsung minimal 6–8 jam per hari untuk menghasilkan buah yang manis dan sehat.

Baca Artikel Berikut:

2. Penyiraman Kurang Tepat, Kelebihan Atau kekurangan Air

Air adalah nyawa bagi tanaman, tetapi terlalu banyak atau terlalu sedikit air bisa jadi bencana bagi tanaman anggur. Kelebihan air akan menyebabkan busuk akar dan penyakit jamur, sedangkan kekurangan air membuat daun kering dan buah tidak berkembang maksimal.

Baca Juga: Sudah Benar Atau Belum? Ini Cara Meracik Media Tanam Anggur Yang Bikin Tanaman Melejit Pertumbuhannya!

3. Pemangkasan Yang Salah

Pemangkasan dahan dan ranting pada tanaman anggur sangat penting untuk merangsang pertumbuhan buah. tetapi kebanyakan para pemilik anggur melakukan kesalahan dengan memotong dahan dan ranting terlalu banyak sehingga tanaman anggur stres.

Atau batang dan ranting tidak dipangkas sama sekali,  sehingga ranting terlalu rimbun dan buahnya kecil. Maka, pemangkasan pada tanaman anggur itu sangat penting untuk pengoptimalan produksi buah.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Anggur Tidak Berbuah Setelah Dipangkas & Penyebab Utama Yang Jarang Disadari!

4. Pemberian Pupuk Yang Tidak Tepat

Para pemilik tanaman anggur kebanyakan memberi pupuk sembarangan, biasanya di lakukan oleh pemula yang baru belajar tanam anggur. Hal ini bisa merusak tanah dan tanaman. Misalnya:

  • Pemberian unsur nitrogen (N)Terlalu banyak, mengakibatkan daun lebat, jaringan sel kulit tipis serta buah yang kerdil.
  • Kurangnya unsur kalium (K) dan unsur fosfor (P) mengakibatkan  Buah kecil dan rasa asam pada anggur.

Maka solusinya gunakan pupuk seimbang saat fase vegetative, pupuk tingggi kalium dan fosfor saat fase generative. Kemudian tambahkan pupuk kompos untuk memperkaya unsur hara pada media tanam.

link terkait tanaman anggur: https://www.instagram.com/bibit.anggur/

5. Mengabaikan Hama Dan Penyakit

Tanaman anggur rentan terhadap serangan jamur, kutu, dan ulat. Jika ini di biarkan, maka hama dan jamur dapat  merusak daun dan buah. Solusinya adalah dengan menyemprotkan fungisida dan insektisida 1 minggu sekali.

6. Kurang Sinar matahari

Tanaman anggur per hari membutuhkan minimal 6 jam sinar matahari. Jadi, jika anda menanam di tempat yang teduh maka Pertumbuhan anggur akan lambat serta buah tidak manis. Solusinya, tanamlah di tempat yang terbuka.

Baca Juga: Cara Memperkuat Batang Anggur Sebelum Masuk Pembuahan

7. Waktu Panen Tidak Pas

Memetik buah anggur sebelum atau setelah waktu optimal dapat mempengaruhi kualitas buah dan rasa. Jika panen terlalu dini, buah anggur terasa asam dan kurang berair. Sebaliknya, jika panen terlambat, buah anggur terlalu lunak dan gampang busuk.

Solusinya, periksa kematangan buah dengan ciri ciri warna buah sudah merata dan bijinya sudah berwarna hitam.

Jadi, Sekarang Anda sudah mengerti  kesalahan  apa saja yang membuat tanaman anggur tidak produktif bahkan sampai mati. Tapi jangan khawatir, setiap kesalahan pasti  ada solusinya! Mulai di perbaiki cara merawat tanaman anggur Anda hari ini. Siapa tahu, saat panen berikutnya bisa menjadi yang terbaik.

Baca Juga: Penyebab Pohon Anggur Tidak Berbuah Dan Cara Mengatasinya