Dalam dunia medis, istilah “Silent Killer” atau pembunuh senyap bukanlah sekadar kiasan. Ini adalah sebutan bagi sekelompok penyakit kronis yang berkembang secara perlahan di dalam tubuh tanpa menunjukkan gejala awal yang nyata. Sering kali, penderita baru menyadarinya ketika kondisi sudah mencapai tahap kritis atau komplikasi serius.
Penyakit silent killer adalah penyakit yang gejalanya terbilang minim atau bahkan tidak ada sama sekali, tetapi jika tidak ditangani dengan tepat, bisa memicu kematian.
Penyakit ini sangat berbahaya, karena tanpa deteksi dini, penyakit ini bisa berakibat fatal. Bahkan sering sekali penanganannya sudah sangat terlambat dan penderita sudah di ambang kematian.
Penyakit-penyakit apa saja yang termasuk silent killer?
Berikut beberapa penyakit silent killer yang perlu di waspadai :
1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit silent killer yang banyak dialami oleh masyarakat. Muncul tanpa gejala bahkan penderita merasa biasa-biasa, padahal tekanan darah sedang tinggi.
Penyakit ini dapat menyebabkan penyakit kronis lainnya. Tidak hanya berdampak pada jantung dan arteri, itu juga membuat seseorang lebih rentan terhadap penyakit kardiovaskular yang serius seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan banyak lagi
Resiko penyakit ini bisa dihindari dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menjaga berat badan yang sehat, menjaga pola makan dengan makanan yang kaya kalium, serat, dan protein serta rendah garam.
Baca Juga: Tekanan Darah Tinggi? Manfaat Kayu Manis yang Jarang Disadari
2. Jantung koroner
Jantung koroner adalah penyakit yang disebabkan penumpukan plak pada dinding arteri. Penyakit ini terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang. Serangan jantung bisa terjadi mendadak, datang tiba-tiba, sering tanpa gejala.
Beberapa hal seperti merokok, memiliki kolesterol tinggi ataupun hipertensi, dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung coroner.
Baca Juga: Manfaat Sambiloto untuk Jantung, Herbal Alami yang Kini Dicari
3. Diabetes Melitus
DM /Diabetes melitus atau sering disebut penyakit gula, terjadi ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi. DM menjadi penyakit silent killer karena banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidap diabetes dan merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia saat ini.
Penyakit ini sudah silent killer dan bisa menyebabkan komplikasi yang serius. Bila tidak dikontrol dan diobati DM bisa merusak organ tubuh seperti ginjal, mata dan jantung.
Dengan menerapkan pola hidup sehat seperti menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan yang sehat, aktif bergerak atau berolahraga, bisa mengurangi resiko penyakit ini.
Baca Juga: Meniran untuk Penderita Diabetes, Ini Manfaat dan Risikonya
4. Kanker
Kanker juga merupakan salah satu penyakit silent killer dengan angka kematian tinggi. Perubahan gen menyebabkan munculnya penyakit ini. Penderita sering tidak menyadari adanya penyakit ini karena ditahap awal tanpa ada gejala. Sehingga sering sekali saat baru terdeteksi, penyakit ini sudah mencapai stadium lanjut.
Ada dua penyebab kanker, yaitu :
- faktor internal : seperti faktor keturunan
- faktor eksternal misalnya perubahan hormon, obesitas, dan kurang berolahraga.
Berdasarkan data yang dirilis oleh WHO, jenis kanker yang paling umum diderita adalah kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kolon, kanker rektum, dan kanker prostat.
Dengan deteksi dini dan pemeriksaan rutin, dapat mencegah keparahan penyakit ini.
Baca Juga: Terungkap! Bawang Putih Bisa Bantu Lawan Kanker Payudara
5. Pembengkakan hati (Fatty Liver)
Fatty liver adalah kondisi di mana lemak menumpuk di dalam hati. Penyebab penyakit ini karena hati mengalami kesulitan dalam memecah lemak sehingga berkembang dalam jaringan hati. Masalah kesehatan akan timbul saat jumlah lemak mencapai 5 persen hingga 10 persen dari total berat hati.
Pada sebagian penderitanya, penyakit perlemakan hati bisa berujung pada sirosis hati, karena terbentuknya bekas luka pada jaringan hati yang diakibatkan oleh kerusakan saat hati mengalami inflamasi
Fatty liver bisa dicegah dengan pola makan sehat, menjaga berat badan ideal, rutin olahraga, dan menghindari konsumsi alkohol.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ketumbar Punya Potensi Jaga Fungsi Hati
6. Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit peradangan pada hati. Secara umum, penyakit hepatitis disebabkan karena infeksi virus. tetapi bisa juga karena alkohol, obat, atau penyakit lain.
Penyakit ini sering kali dikenal sebagai silent killer, karena umumnya tanpa gejala, sehingga banyak orang yang tidak menyadari tengah menderita hepatitis.
Kita mengenal beberapa tipe hepatitis seperti hepatitis A, B, C, D, dan E. Beda virus yang menginfeksi, maka beda pula tipe hepatitisnya. Di Indonesia, yang masih endemis adalah hepatitis tipe A, B dan C.
Penyakit hepatitis bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat,vaksinasi, menjaga kebersihan diri, hubungan seksual yang aman, tidak berbagi barang pribadi seperti alat cukur, jarum, sikat gigi, dan menghindari alkohol dan narkoba.
Itulah beberapa penyakit silent killer yang disebut juga pembunuh senyap atau pembunuh diam-diam, penyakit yang harus kita waspadai. Salah satu langkah mengurangi risiko terjangkit penyakit silent killer adalah dengan mengubah gaya hidup, kebiasaan harian dan dan pola makan yang baik dan sehat.
Mari mulai sekarang kita menerapkan pola hidup sehat, sehingga kita terhindar dari penyakit silent killer.













