Sabilulhuda, Yogyakarta: 6 Jenis Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan – Kalau kita berbicara soal bahan makanan alami yang sering diabaikan, jantung pisang mungkin salah satunya. Padahal, di beberapa negara seperti India, Thailand, dan tentu saja Indonesia sendiri, jantung pisang sudah lama dikenal bukan hanya sebagai bahan masakan. Tapi juga sebagai ramuan tradisional yang mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan.
Jantung pisang atau banana blossom sebenarnya adalah bunga dari tanaman pisang yang tumbuh sebelum buahnya muncul. Meski tampilannya sederhana, tetapi pada bagian ini ternyata menyimpan banyak nutrisi penting seperti serat, protein, vitamin A, C, E, K, serta berbagai mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium.
Kombinasi nutrisi inilah yang menjadikan jantung pisang tersebut pantas kita sebut sebagai superfood lokal yang menyehatkan.
Bebebrapa Manfaat Dari Jantung Pisang Untuk Kesehatan Kita
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Jantung pisang mengandung serat dan antioksidan yang berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga tekanan darah supaya tetap stabil.
Baca Juga:

6 Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan Yang Jarang Diketahui https://sabilulhuda.org/6-manfaat-buah-pepaya-untuk-kesehatan-yang-jarang-diketahui/
Sebuah studi berjudul Nutritional and Medicinal Potential of Banana Flower yang diterbitkan di International Journal of Current Microbiology and Applied Science tahun 2020. Ia menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi jantung pisang secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan kardiovaskular.
2. Mengontrol Gula Darah
Bagi yang menderita diabetes, jantung pisang ini bisa menjadi pilihan menu yang sehat. Kandungan seratnya membantu dalam memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh, sehingga kadar glukosa darah lebih terkontrol.
Hal ini juga dibuktikan lewat penelitian dalam Journal of Pharmacy Research tahun 2012 yang menyoroti efek antidiabetik dari jantung pisang.
3. Meningkatkan Produksi ASI
Di dalam tradisi masyarakat Asia terutama, jantung pisang dikenal dapat membantu ibu menyusui karena kandungan zat besi dan fitokimia di dalamnya mampu merangsang produksi ASI. Jadi, tak heran jika banyak dari ibu muda di desa sampai sekarang ini masih rutin mengkonsumsi sayur jantung pisang setelah mereka melahirkan.
4. Mencegah Dan Mengatasi Anemia
Dengan tingginya kandungan zat besi membuat jantung pisang ini sangat efektif dalam membantu pembentukan sel darah merah. Sebuah studi dari Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2011 menemukan bahwa jantung pisang dapat meningkatkan kadar hemoglobin, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita anemia.
Baca Juga:

5 Macam Manfaat Pisang Mas Untuk Kesehatan https://sabilulhuda.org/5-macam-manfaat-pisang-mas-untuk-kesehatan/
5. Melancarkan Pencernaan Dan Menangkal Radikal Bebas
Selain kaya zat besi, jantung pisang juga tinggi serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Tak hanya itu, kandungan flavonoid dan fenoliknya juga berfungsi sebagai antioksidan alami yang melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.
6. Bersifat Antiinflamasi Dan Antibakteri
Ekstrak jantung pisang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu melawan infeksi. Karena itu, dengan mengkonsumsi jantung pisang secara rutin juga baik untuk menjaga daya tahan tubuh.
Cara Mengolah Jantung Pisang Agar Tidak Pahit
Jantung pisang memang memiliki rasa yang agak pahit, tapi dengan cara pengolahan yang tepat, rasanya bisa menjadi enak dan juga gurih. Caranya pun cukup mudah:
kupas bagian luar yang keras, iris tipis, lalu di rendam dalam air garam atau air jeruk nipis selama 10–15 menit untuk mengurangi getah dan rasa pahit. Setelah itu, kamu bisa mengolah menjadi berbagai masakan, seperti:
- Tumis jantung pisang: dimasak dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabai, dan santan.
- Gulai jantung pisang: direbus dengan santan dan bumbu kuning seperti kunyit, jahe, dan lengkuas.
- Lalapan jantung pisang rebus: disajikan dengan sambal terasi.
Baca Juga: Sederet Manfaat Kunyit untuk Kesehatan













